FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Erupsi Semeru : 102 Luka Satu Orang Meninggal

KBRN, Lumajang : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mencatat, data sementara korban terdampak letusan Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur,  mencapai 102 orang mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia.

Berdasarkan pantauan RRI, korban luka dan meninggal dunia, diduga akibat material erupsi Gunung Semeru, seperti debu vulkanik, maupun lahar dingin yang menimpa ratusan rumah warga yang berada dilereng gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter diatas pemukaan laut (mdpl).

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswoyo, Minggu (5/12/2021) mengatakan, Berdasarkan data sementara terdapat ratusan warga mengalami terluka, dan satu orang meningga dunia, dan saat ini BPBD masih terus melakukan asesmen untuk medata dampak Erupsi Gunung Semeru.

"Berdasarkan data yang kami terima di Kecamatan Pronojiwo tercatat 45 orang luka-luka dan satu meninggal dunia, atas nama Poniyem (50), warga Dusun Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo," ungkap Wawan.

Sebagai informasi pada  Sabtu (4/12/2021) Gunung Semeru yang berada perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang mengalai Erupsi, yang dampaknya Dearah Aliran Sungai (DAS) Besuk Kobokan Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, terjadi banjir lahar dingin, selain itu kepulan asap tebal disertai abu pasir akibat material lava awan panas guguran Gunung Semeru, menutupi ratusan rumah warga yang berada lereng Gunung Semeru kawasan kabupaten Lumanjang. 

Selain itu dampak banjir lahar dingin Gunung Semeru, mengakitakan jembatan Gladak Perak jalur utama arah Lumajang-Malang terputus total, sehingga warga yang berada di dua kecamatan yakni Kecamatan Pronojiwo dan Tempursari terisolasi atau tidak ada akses jalan lagi menuju Kota Lumajang. (Tim Liputan RRI)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar