Nelayan Diberdayakan Melalui Pelatihan Teknologi Penangkapan Ikan

Para peserta pelatihan Teknologi Penangkapan Ikan. Kamis (2/12/2021) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo : Sektor kelautan dan perikanan berpotensi menjadi penggerak perekonomian daerah, mengingat potensi panjang pantai di Situbondo mencapai 155 kilometer, yang membentang mulai dari ujung barat yang berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo hingga ujung timur yang berbatasan dengan Kabupaten Banyuwangi.

Dengan panjang pantai itulah, profesi Nelayan di Kabupaten Situbondo mendominasi dibandingkan profesi lainnya. Oleh karenanya, Nelayan harus diberdayakan.

"Potensi panjang pantai kita yang sangat besar ini belum termanfaatkan secara optimal," ujar Kepala Dinas Perikanan Situbondo, Sopan Efendi, di hadapan peserta Pelatihan Teknologi Penangkapan Ikan di Rumah Makan Bali 2 di Desa Buduan Kecamatan Suboh, Kamis (2/12/2021).

Sopan mengemukakan, pelatihan teknologi penangkapan ikan ini untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada nelayan tentang teknologi penangkapan ikan, khususnya kepada 20 orang Nelayan di Desa Kalianget Kecamatan Banyuglugur. 

"Diharapkan melalui pelatihan ini terjadi proses pemberdayaan Nelayan dalam pengelolaan sumberdaya perikanan secara lestari, yang pada akhirnya dapat menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan Nelayan," bebernya.

Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan, Suharton mengaku, melalui pelatihan ini, ia bisa memperoleh ilmu untuk memperbaiki mesin perahu atau kapal.

"Saya diajari tentang mesin perahu/kapal. Jadi ketika menghadapi kendala di laut, seperti pak mesin bocor, atau kopling rusak, bisa diperbaiki sendiri," terangnya.

Selain mendapat ilmu tentang mesin, ia bersama dengan 19 orang peserta pelatihan lainnya mendapat bantuan mesin kapal/perahu, yang bisa digunakan untuk melaut atau mencari nafkah.

"Alhamdulillah dapat bantuan mesin perahu. Saya sebenarnya punya, tapi sudah tua, jadi saya ganti dengan yang baru," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar