Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Nelayan di Situbondo Masih Rendah

BPJS Ketenagakerjaan saat berada di Pantai Bletok Bungatan dalam Acara Mancing. Melalui uang pendaftaran mancing ini, ada 205 nelayan yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Minggu (28/11/2021) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo : Badan Penyelenggra Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo, terus mencari terobosan untuk meningkatkan jumlah kepesertaan. Kali ini, Nelayan menjadi sasaran kepesertaan sebagai bentuk perlindungan terhadap profesi yang berisiko ini.

"Nelayan ini profesi yang sangat rentan. Mereka melaut dengan pengamanan yang sangat minim. Jadi saya rasa, mereka semestinya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Situbondo, Bayu Wibowo, Senin (29/11/2021).

Bayu mengaku, kepesertaan nelayan sangat minim. Padahal, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terhadap masyarakat nelayan. Namun hingga kini kepesertaan nelayan masih jauh dari ekspektasi.

"Festival memancing di Pantai Bletok Kecamatan Bungatan kemarin, ada 205 nelayan yang diasuransikan melalui BPJS Ketenagakerjaan," kata Bayu.

Bayu berharap, nelayan lainnya termotivasi untuk ikut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, setelah mengetahui manfaat yang akan diperoleh oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Dengan iuran Rp16.000 setiap bulan, peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan dua hal, yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan hari tua," bebernya.

Sementara itu, Camat Mlandingan, Jupri Setyo Utomo mengaku, ada 205 Nelayan di Kecamatan Bungatan yang didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Mereka mendaftar sebagai peserta mancing pada acara Festival Mancing di Pantai Bletok, pada Minggu, 28 November 2021.

"Uang pendaftaran festival mancing itu sekaligus kami daftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Untuk iuran selanjutnya, kami akan mengedukasi masyarakat agar melanjutkan kepesertaan," bebernya. 

Jupri mengaku, memang sulit untuk membuka pola pikir nelayan, agar mereka mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Namun ia akan terus mengedukasi warganya, mengingat manfaat yang diberikan oleh BPJS sangat menguntungkan.

"Hanya dengan uang Rp16.000 setiap bulannya, nelayan bisa mendapatkan dua manfaat, jaminna kecelakaan kerja dan jaminan hari tua," terang Jupri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar