Pengabdian dan Loyalitas ASN Diuji di Tengah Pandemi

Pemotongan tumpeng dalam rangka memperingati Hari Korpri ke-50 di Pendopo Kabupaten Situbondo. Senin (29/11/2021) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo : Pengabdian dan loyalitas Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat dibutuhkan dalam menghadapi pandemi COVID-19.  Sebab masa-masa ini adalah masa yang sulit, dimana ekspektasi masyarakat tinggi, sedangkan anggaran yang dimiliki pemerintah justru menurun.

"Korpri yang tangguh itu butuh pengabdian dan loyalitas yang tinggi. Dan itu perlu dibuktikan, dan sekarang lah waktunya," ujar Karna Suswandi pada Peringatan Hari Korpri ke-50 di Pendopo Kabupaten Situbondo, Senin (29/11/2021). 

Bupati yang akrab disapa Bung Karna ini mengemukakan, pandemi COVID-19 berdampak terhadap menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat, sehingga dana yang dimiliki pemerintah daerah sangat minim.

"Posisi APBD kita di angka Rp1,6 triliun. Rp1,35 miliar digunakan untuk belanja operasional. Selebihnya, Rp250 miliar untuk belanja modal," bebernya.

Pengabdian dan loyalitas ASN diuji saat kondisi fiskal daerah menurun, sedangkan pembangunan harus terus berjalan, pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas.

"Saya berharap, semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyadari ini. Untuk menyiasatinya, antar OPD harus bekerjasama dengan baik, dan bahu membahu," ujarnya. 

Bung Karna juga menyinggung terkait vaksinasi yang berjalan lamban. Hingga saat ini, capaian vaksinasi masih mencapai 59 persen dari total sasaran 548.304 orang. 

"Untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) minimal 70 persen sasaran vaksinasi harus mendapat vaksin dosis pertama. Kita masih di angka 59 persen," ujar Bung Karna.

Menurut Bung Karna, lambannya proses vaksinasi COVID-19 ini, karena kendornya semangat ASN dalam upaya percepatan vaksinasi. Padahal Bupati sudah menerbitkan SE terkait Percepatan Vaksinasi terhadap lansia pada akhir Oktober 2021.

"Ini bukti bahwa komitmen ASN melemah. Semangatnya mulai kendor. Ayo, kita sukseskan vaksinasi, agar masyarakat terhindar dari virus corona," tutup Bung Karna.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar