Bupati Apresiasi Festival Mancing Mania Bletok Libatkan UMKM

Bupati Situbondo Karna Suswandi saat membuka Festival Mancing di Desa Bletok Kecamatan Bungatan. Minggu (28/11/2021) (Foto Diana Arista)

kBRN, Situbondo : Bupati Situbondo Karna Suswandi, mengapresiasi terobosan Camat Bungatan, Jupri Setyo Utomo yang menggelar even mancing dengan melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) setempat.

Menurutnya, even ini merupakan salah satu upaya untuk menggairahkan sektor ekonomi yang lesu akibat pandemi COVID-19. Karna Suswandi berharap, semua pejabat di lingkungan Pemkab Situbondo mampu berinovasi yang berdampak terhadap bangkitnya perekonomian rakyat.

"Ini kegiatan yang luar biasa. Sebab mampu menggeliatkan perekonomian kita yang lesu akibat pandemi. Dan ini akan kita masukkan dalam calender event Situbondo, agar bisa dilaksanakan rutin setiap tahun," ujar Bung Karna, sapaan bupati saat membuka acara Festival Mancing di Desa Bletok Kecamatan Bungatan, Minggu (28/11/2021).

Nantinya, festival mancing ini tak hanya untuk kalangan lokal, namun juga berskala nasional atau menjadi festival mancing nusantara, yang bisa diikuti oleh peserta di luar wilayah Jawa Timur.

"Ke depan, even ini bukan hanya lokal, atau jatim, tetapi mancing mania nusantara. Support dari Asosiasi Festival Event dan Kreasi Indonesia (AFEKIndo) Jakarta, seperti yang saat ini, sangat kami harapkan," bebernya.

Kata Bung Karna, melalui even berskala nasional, Situbondo akan semakin dikenal dengan kearifan lokalnya. Apalagi, Situbondo punya banyak produk yang sudah diekspor ke beberapa negara, di antaranya kopi kayumas, tembakau tambeng, dan lainnya.

"Nantinya akan ada even tembakau nusantara, kopi nusantara, karena memang kopi dan tembakau kita sangat dikenal hingga ke mancanegara," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Bungatan, Jupri Setyo Utomo mengaku, even ini untuk mewadahi para pehobi mancing yang ada di wilayah Jawa Timur. Sekaligus ingin membangkitkan perekonomian warga yang lesu akibat pandemi. 

"Kita sedang berada di masa yang sulit. Dan alhamdulillah, kegiatan ini berdampak positif terhadap UMKM kita," bebernya.

Dalam even ini juga, sebanyak 250 nelayan diasuransikan melalui BPJS Ketenagakerjaan, untuk memberikan perlindungan terhadap nelayan, jika mengalami kecelakaan kerja saat melaut, atau untuk jaminan di hari tua.

"Kita juga membagikan sembako kepada warga kurang mampu," imbuhnya.

Kata Jupri, para komunitas mancing ini berkomitmen menjadikan kegiatan mancing sebagai even tahunan. Gayung  bersambut, ternyata bupati merespon hal tersebut dan mendaftarkan even ini ke calender of event 2022.

"Alhamdulillah, bupati merespon baik kegiatan ini," imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar