BMKG Waspada Puncak Hujan Januari Hingga Februari

KBRN,Jember : Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghimbau masyarakat di sejumlah Wilayah Jawa Timur terutama sejumlah daerah wilayah Timur seperti Lumajang, Jember dan Banyuwangi untuk lebih meningkatkan kesiapsiagaan  menghadapai berbagai potensi kerawanan bencana alam yang disebabkan oleh tingginya curah hujan.

Dari pemantauaan BMKG, Bulan Desember hingga Februari 2022 mendatang merupakan puncak curah hujan.

"Curah hujan di beberapa daerah mulai Probolinggo, Lumajang, Jember dan Banyuwangi selama November l sampai bulan Februari mendatang curah hujan diperkirakan masih cukup tinggi," ujar petugas BMKG Banyuwangi dalam kegiatan Sosialisasi Implementasi Perda No 3 Tahun 2010 tentang Penanggulangan Bencana Provinsi Jawa Timur yang berlangsung di Hotel Aston Jember, Sabtu (27/11/2021).

Tingginya curah hujan yang terjadi merupakan dampak dari fenomena La Lina yang terjadi di Indonesia.Kondisi ini akan meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia, serta membuat musim hujan terjadi lebih lama.

"Oleh sebab itu masyarakat khususnya yang berada di wilayah-wilayah aliran air penting mengetahui sejak dini guna memetakan kerawanan-kerawanan bencana yang dapat terjadi karenan disebabkan oleh tingginnya intensitas curah hujan, hal ini diperlukan upaya bersama dari seluruh pihak agar masyarakat memahami dan mewaspadai sejak dini potensi-potensi bencana yang dapat terjadi," paparnya.

Sementara Kepala BPBD Jember,Sigit Akbari mengungkapkan untuk di wilayah Kabupaten Jember sendiri, potensi bencana alam akibat tingginya intensitas curah hujan yakni bencana banjir dan tanah longsor.

"Yang saat ini sudah nampak terjadi bencana banjir, seperti terjadi di Semboro dan beberapa kecamatan lain, dalam hal ini kami di BPBD telah melakukan langkah-langkah penanggulangan bencana maupun dalam penyaluran bantuan dasar baik berupa kebutuhan sembako dan pemenuhan kebutuhan air bersih," kata Sigit.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar