Peringati Hari Pohon Sedunia, Perhutani bersama Forpimcam dan LMDH Tanam Pohon Bersama

KBRN Jember : Momentun Hari Pohon Sedunia yang di peringatan setiap tanggal 21 November  mengingatkan betapa pentingnya ekosistem lingkungan bagi kehidupan sekaligus sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam beradaptasi menghadapi berbagai perubahan, termasuk perubahan iklim yang terjadi saat ini. 

Untuk menjaga ekosistem lingkungan dan melestarikan hutan tersebut, Perhutani RPH Sumberklopo, BKPH Lereng Yang Barat, KPH Jember menyelenggarakan penanaman bersama Forpimka serta LMDH di petak 25b RPH Sumberklopo, Sabtu, 27 Nopember 2021.

KRPH Sumberklopo Darto Hari Basuki  menjelaskan bahwa penanaman bersama ini digagas pada saat rapat koordinasi bersama LMDH se-Wilayah RPH Sumberklopo yang menginginkan adanya kebersamaan, kekompakan dan kepedulian semua pihak akan pentingnya lingkungan bagi kehidupan.

"Melalui kegiatan ini juga diharapkan ada wujud nyata sinergitas semua pihak, maka diputuskan diselenggarakannya penanaman bersama yang melibatkan unsur terkait, baik dari Kepolisian, Koramil, Kecamatan dan dari LMDH yang ada di wilayah kecamatan Bangsalsari,"katanya

Dalam sambutannya Kapolsek Bangsalsari yang diwakili Aiptu Suyanto menyampaikan, penanaman pohon penting untuk mencegah terjadinya bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan memberi sumbangan oksigen serta pendapatan negara.

"Oleh karenanya masyarakat diharapkan membantu dalam menanam pohon menjaga keamanan hutan dan membantu petugas Perhutani dalam mengelola hutan," terangnya.

Secara simbolik diserahkan bibit tanaman kehutanan kepada perwakilan LMDH , dilanjutkan dengan penanaman serentak di petak 25,b RPH Sumberklopo.

Sementara itu Murtono, ketua LMDH Wana Makmur menjelaskan, sinergitas antara Perhutani dan LMDH selama ini sudah terjalin dengan baik.

"Semua pihak saling membutuhkan dalam mengelolah hutan, petani penggarap sangat berterima kasih kepada Perhutani karena dapat bercocok tanam dengan menanam jagung, padi, kopi, empon-empon, dan tananan lainnya dan pesanggem akan menjaga tanaman pokok perhutani, "tutur Murtono.

Dirinya berharap kerjasama yang baik ini dapat meningkat dalam pengelolaan hutan melalui program Perhutan Sosial yang telah diamanatkan dalam Permen LHK P.9/2021.

Pada acara tersebut penanaman di mulai dengan tanaman jenis mahoni dan manting sebanyak 500 plances seluas 10 Ha dengan pola tumpang sari dan diteruskan oleh pesanggem dengan diawasi oleh KTH dan mandor tanam. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar