FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Wapres Apresiasi Giat Vaksinasi Massal di Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo

Wapres RI, KH Ma

KBRN, Situbondo : Program vaksinasi massal yang digelar di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mendapat apresiasi dari Wakil Presiden Republik indonesia, Ma'ruf Amin.

Ma'ruf Amin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak pondok pesantren dan pemerintah daerah yang telah melakukan upaya vaksinasi massal, guna memutus mata rantai penyebaran virus corona. 

"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Kiai Azaim beserta jajaran pondok pesantren juga pemerintah daerah yang melakukan vaksinasi massal," ujar Ma'ruf Amin, di sela kegiatan vaksinasi massal, Kamis (21/10/202).

Katanya, pandemi COVID-19 belum usai. Kemungkinan terjadinya gelombang ketiga penularan virus corona harus diantisipasi. Ada dua cara untuk mengantisipasi yakni dengan menerapkan protokol kesehatan (menjaga jarak, mencuci tangan dan bermasker) dan vaksinasi.

"Walaupun tingkat penularan mulai turun, melalui berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah, namun kita belum merasa aman. Oleh karena itu, dua hal yang penting, yaitu protokol kesehatan dan vaksinasi," ujarnya.

Kata Ma'ruf Amin, vaksinasi ini menjadi penting, guna mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok. Herd immunity akan tercapai apabila 70 persen dari penduduknya telah divaksin.

"Untuk mencapai itu, pemerintah melakukan vaksinasi dalam rangka menjaga. Kalau di dalam agama disebut hifdun nafs yaitu menjaga jiwa dan himayatul ummah atau pelindung ummat," ujarnya. 

Ia berharap, dengan terciptanya herd immunity dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, mampu mengembalikan kondisi seperti semula, saat sebelum adanya pandemi COVID-19. Agar rakyat bisa beraktivitas dalam situasi normal.

"Supaya kita tenang tanpa ada rasa ketakutan, ini yang diupayakan oleh pemerintah. Meskipun kita divaksin, harus tetap menerapkan prokes dengan bermasker, mencuci tangan dan menjaga jarak," bebernya.

Di waktu yang sama, Bupati Situbondo Karna Suswandi menyampaikan capaian vaksinasi kepada Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, yang sudah berada di angka 52 persen. Padahal sebulan sebelumnya, capaiannya masih 16,5 persen dari sasaran 548.304 orang.

"Alhamdulillah, berkat kerjasama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan komunitas Jihad Melawan COVID-19 yang dimotori oleh Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, capaian vaksinasi naik signifikan," ujarnya.

Bupati menargetkan dalam jangka waktu dua minggu ke depan, vaksinasi COVID-19 akan mencapai 70 persen, sehingga herd immunity atau kekebalan kelompok akan tercapai, yang bisa menyelamatkan manusia dari kesakitan dan kematian akibat COVID-19.

"Insya-Allah dua minggu ke depan, sudah bisa mencapai 70 persen. Karena animo masyarakat cukup tinggi untuk divaksin," bebernya.  

Pantauan RRI. Vaksinasi massal yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, diikuti oleh 13 ribu santri. Namun pada hari ini, pencanangan vaksinasi hanya diikuti oleh seribu santri, selebihnya dilakukan secara estafet.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00