FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Banyuwangi Padukan vaksinasi Covid-19 dengan Kuliner UMKM dan Kesenian Rakyat

Perpauan vaksinasi dengan Pasar UMKM

KBRN, Banyuwangi : Satuan Tugas (Satgas) penangaanan Covid-19 Banyuwangi, mulai menggelar vakisniasi di pusat kuliner Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) yang dipadukan dengan penampilan kesesian rakyat, dibeberapa areal publik yang ada di wilayah setempat. Hal tersebut dilakukan untuk menarik minat masyarakat, agar bersedia divaksin, sekaligus sebagai upaya percepatan vaksinasi.

Hamidah (63), salah satu warga kelurahan Tamanbaru mengaku, awalnya hendak membeli makanan dan melihat penampilan kesenian di sana, namun begitu melihat ada vaksinasi dia langsung ikut mendaftar.

"Saya mau lihat penampilan kesenian dan membeli kuliner, ternyata ada program vaksinasi juga, jadi sekalian aja vaksin, karena tidak perlu jauh-jauh datang ke Puskesmas," ungkap Hamidah, Selasa (19/10/2021).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi beragam inovasi yang menyemarakkan vaksinasi, Ia meminta Camat berkoordinasi dengan Puskesmas untuk membikin semarak pelaksanaan vaksinasi, agar menarik minat warga untuk divaksin, sekaligus sebagai upaya perecepatan vaksinasi untuk mengejar cakupan vaksin mencapai 70 persen.

“Ini klop, ada program vaksinasi yang terintegrasi dengan penjualan UMKM/ekonomi rakyat dan penampilan kesenian rakyat, selain sehat ini cara agar ekonomi dan kesenian juga hidup,” ungkap Bupati Ipuk,  Selasa (19/10/2021).

Bupati Ipuk mengingatkan agar selama pelaksanaan pasar rakyat yang dipadu dengan vaksinasi tersebut harus tetap menjaga protokol kesehatan, mulai mengunakan masker, ada tempat cuci tangan, mengajaga jarak, serta menghindari adanya kerumunan, sebagai salah satu ihtiar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Program ini sangat bagus, namun protokol kesehatannya harus di jaga ya, karena itu adalah kunci untuk menekan penyebaran covid-19," jelas Ipuk Fiestiandani.

Pemkab Banyuwangi menetapkan target cakupan vaksinasi di daerahnya mencapai 70 persen dari sasaran 1,34 juta jiwa hingga akhir Oktober, dan vaksinasi lansia sebesar 60 persen, dan sampai saat ini, vaksinasi untuk dosis 1 mencapai 60 persen, sedangkan lansia hampir 51 persen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00