Pemkab Bondowoso Dan Unmuh Berkolaborasi Dalam Pembangunan Desa dan Pariwisata

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat

KBRN, Bondowoso : Pemerintah Bondowoso bersama dengan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember berkolaborasi dalam menggelar konferensi internasional tentang Pembangunan Desa dan Pariwisata.

Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bahtiar Rahmat, mengakui, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Unmuh Jember. Pertemuan tersebut memantapkan acara yang akan digelar dibulan Maret tahun depan.

"Konsep dari Konferensi tersebut, Bondowoso Untuk Dunia. Temanya promosi pembangunan desa dan pariwisata,"kata Wabup Irwan, Sabtu (16/10/2021).

Menurut Irwan, ada dua wisata yang akan dibranding dalam konferensi internasional yakni Wisata Bukit Luwih dan Wisata Tirta Agung. 

Sementara itu, Wakil Rekot Satu Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. Emy Kholifah M.Si, mengatakan, konferensi internasional tentang desa tersebut diupayakan untuk bisa bekerja sama dengan Pemkab Bondowoso. Untuk tahun ini pihaknya ingin memfokuskan kajian dan riset-riset dari para peserta terhadap pembangunan desa.

" Sebab, Kabupaten Bondowoso prospek pengembangannya sangat besar terlebih tentang pembangunan desa dan pariwisata," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berupaya agar konferensi internasional itu bermanfaat dalam mengembangkan Bondowoso kedepannya.

"Kami sangat tertarik bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, tentu rektor kami (Unmuh Jember,red) melihat potensi yang ada di Bondowoso. Disamping pengembangan daerahnya juga,"jelasnya.

Program konferensi internasional tersebut, nantinya beberapa dosen akan mempresentasikan hasil riset, jurnal para dosen yang berkaitan dengan pembangunan desa dan pariwisata. 

"Itu nanti para teoritisi dari dunia internasional dan nasional berkumpul mempresentasikan hasil kajiannya, tentunya tentang pengembangan desa dan pariwisata,"katanya.

Menurut Emy, sejauh ini telah ada dari Jepang, Taiwan, China, Malaysia, dan Korea yang memastikan ikut serta dalam acara tersebut untuk mempresentasikan keahliannya tentang pengembangan desa dan pariwisata.

"Semua yang ikut serta pasti mempunyai kompetensi dibidang pengembangan desa dan periwisata,"ujarnya.

Emy mengakui, bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Pemkab untuk pemilihannya lokasi yang akan dijadikan kajian tentang pembangunan desa dan pariwisata. Daerah mana yang potensial untuk dijadikan potensi unggulan di Bondowoso.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00