Pemkab Situbondo Mulai Terapkan E-Retribusi

Pimpinan Bank Jatim Cabang Situbondo, Irwan Eka Wijaya. (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo : Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, bekerjasama dengan Bank Jatim Cabang Situbondo, menerapkan e-Retribusi, yaitu pembayaran retribusi pasar secara elektronik (e-Retribusi) yang bekerjasama dengan Bank Jatim setempat.

Pimpinan Bank Jatim Cabang Situbondo, Irwan Eka Wijaya mengaku, menemui kendala dalam proses penerapan e-retribusi. Hal ini dipengaruhi oleh sumber daya manusia (SDM) masyarakat pedagang, yang tabu menerima hal baru.

"Karena ini hal baru, pasti mengalami penolakan dari pedagang, termasuk pengurus pasar," akunya kepada RRI, Sabtu (18/9/2021).

Kata Irwan, e-retribusi ini sudah dirancang sejak awal Mei 2021, dan sudah berjalan efektif pada bulan Juli. Namun belum semua pedagang menggunakan e-retribusi untuk membayar sewa tempat di pasar milik pemerintah daerah.

"Semua pasar sudah menerapkan e-retribusi, tapi masih 50 persen pedagang yang menggunakannya, atau sekitar hampir 2 ribu orang," bebernya.

Irwan optimis, pelan tapi pasti semua pedagang akan menggunakan e-retribusi. Sebab lebih efektif dan efisien, juga akuntabel. Yang paling penting, untuk meningkatkan perolehan pendapatan asli daerah (OPD).

"Kami dibantu oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dan BPPKAD yang terus menerus mengedukasi pedagang. Kami optimis, lambat laun melalui getuk tular dari pedagang satu ke yang lain, semua pedagang akan menggunakan e-retribusi," ungkapnya. 

Pantauan RRI, benyak pedagang yang telah menggunakan e-retribusi untuk membayar sewa lapak di pasar tradisional. Rata-rata mereka membayar Rp2 ribu per hari. Melalui rekening tabungan di Bank Jatim, mereka bisa membayar e-retribusi setiap hari. (din/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00