Mengenal Tamansari, Desa Wisata di Banyuwangi Yang Masuk 50 Besar Nominasi ADWI 2021

KBRN, Banyuwangi : Mengenal Desa Tamansari di Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, masuk 50 besar nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bondowoso tersebut, siap menyambut kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno beserta rombongan, dalam rangkaian penilaian event ADWI  2021.

Desa Tamansari yang berada dilereng gunung Ijen masuk 50 besar ajang ADWI 2021, memiliki sejumlah destinasi wisata unggulan, selain kawah Ijen yang terjenal dengan Blue Firenya,  disana terdapat destinasi wisata wisata yang dikelola BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yakni Sendang Seruni, ada juga Taman Gandrung Terakota, yang merupakan destinasi wisata dengan ikon ratusan patung gandrung terakota ber-landscape sawah terasiring, di Desa Tamansari juga terdapat puluhan homestay yang dikelola oleh masyarakat setempat.

Kepala Desa Tamansari, Rizal Sahputra, Jum'at (17/9/2021) mengungkapkan, Tamasari sudah melakukan persiapan untuk menjadi desa wisata sejak sejak 2015 lalu, dimana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ijen Lestari, menjadi leading sector dalam pengembangan destinasi wisata diwilayah setempat.

"Dengan adanya BUMDes, pemerintah desa bertekad dan berusaha mencukupi akomodasi pariwisata serta menyempurnakan segala bentuk sumber daya yang berkaitan dengan desa wisata," ungkap Rizal, Sahputra.

Bumdes Ijen Lestari juga menyediakan paket wisata, mulai guide lokal dan kendaraan untuk wisatawan yang akan berkunjung ke Ijen, sekaligus dibeberapa objek-objek wisata seperi Kampung Bunga dan Kampung Susu serta kampung Penambang dan menikmati kopi produksi masyarakat desa, ada juga paket tracking menelusuri hutan pinus dan mempelajari kearifan lokal masyarakat Desa Tamansari.

Sebagai informasi ADWI sendiri merupakan ajang lomba desa wisata yang diselenggarakan Kemenparekraf untuk membangkitkan pariwisata sekaligus meningkatkan kesejateraan masyarakat desa, dimana tim juri akan melakukan penilaian dengan tujuh kriteria untuk menentukan pemenang, yang meliputi, klasifikasi desa wisata dan kelengkapan data, penerapan cleanliness, health, safety and environmental sustainability( CHSE), desa digital, daya tarik wisata (alam, budaya, buatan). (sum/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00