Bung Karna Tinjau Penerapan e-Retribusi di Pasar Tradisional

Bung Karna bersama Pimpinan Bank Jatim, Irwan Eka Wijaya saat meninjau penerapan e-retribusi di Pasar Mangaran. Kamis (16/9/2021) (FotDiana Arista)

KBRN, Situbondo : Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur,  memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi dalam meningkatkan pelayanan, salah satunya  pembayaran retribusi pasar secara elektronik (e-retribusi).

"Kita memantau upaya yang kita lakukan terkait penerapan e-retribusi di pasar tradisional yang bekerjasama dengan Bank Jatim. Alhamdulillah semua pasar di Situbondo sudah menerapkan e retribusi," ujar Bupati saat meninjau penerapan e-retribusi di Pasar Mangaran, Kamis (16/9/2021).

Pria yang akrab disapa Bung Karna ini mengaku, dengan menggunakan e-retribusi, bisa menghindari adanya pungutan liar. Hal ini dalam rangka untuk terus memacu pendapatan asli daerah (PAD). 

"Bukannya kita tidak percaya kepada petugas kita. Hanya saja, dengan menggunakan e-retribusi bisa mempermudah penarikan, dan meningkatkan PAD," bebernya.

Selain e-retribusi, ada juga aplikasi Qris, yaitu aplikasi pembayaran nontunai. Melalui aplikasi ini, pembeli maupun pedagang bisa bertransaksi menggunakan nontunai. 

"Para pedagang pun uangnya bisa masuk langsung ke rekening, ketika pembeli menggunakan aplikasi qris," ucapnya.  

Kata Bung Karna, kebijakan e-retribusi mampu memberikan kemudahan bagi pedagang dalam membayar retribusi pasar. Selain itu, juga memaksimalkan pengelolaan retribusi yang dinilai lebih efektif, efisien, dan akuntabel. 

Sementara itu, salah seorang pedagang Pasar Mangaran, Misiya (56) mengaku sudah menggunakan e-retribusi sejak dua bulan yang lalu. Awalnya memang cukup rumit, namun setelah terbiasa, menjadi lebih mudah dibandingkan membayar retribusi secara tunai.

"Awalnya memang sulit. Harus mengisi ulang pulsa. Saya kan kalau ngisi Rp20 ribu, bisa bertahan selama 10 hari. Karena setiap harinya saya bayar karcis Rp2 ribu," bebernya.

Hal lain diakui Turiya (65), salah seorang pedagang di Pasar Mimbaan. Hingga saat ini, ia masih belum menggunakan e-retribusi terkendala dengan penyesuaian barcode. 

"Kata petugasnya masih dicocokkan barcodenya," ujarnya singkat.

Pantauan RRI, Bupati Situbondo Karna Suswandi bersama Pimpinan Bank Jatim Cabang Kabupaten Situbondo, Irwan Eka Wijaya dan beberapa pejabat terkait, meninjau sejumlah pasar tradisional yang sudah menerapkan e-retribusi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00