Banyuwangi Gelontorkan 22 Milyar Rupiah, Untuk percepatan Penanganan Covid-19

KBRN, Banyuwangi : Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, mengelontorkan dana sebanyak 22 milyar rupiah, untuk percepatan penanganan Covid-19, diwilayah setempat. Dana tersebut terbagi dibeberapa pos termasuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan dan Genteng, yang diperuntukhan pengadaan ventilator (alat bantu pernafasan), untuk membantu perawatan pasien Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Mujiono menjelaskan, Pemkab Banyuwangi melakukan refokusing anggaran untuk menambah pembiayaan penanangan Covid-19, mencapai 22 milyar rupiah, salah satunya untuk menambah peralatan dirumah sakit, termasuk pembelian ventilatior, karena saat ini beberapa rumah sakit kekurangan ventilator, dampak meningkatknya kasus Covid-19 di Banyuwangi.

"Kita kemarin menggelontorkan anggaran sekitar 22 milyar, untuk menambah peralatan d rumah sakit, untuk percepatan penanganan Covid-19," ungkap Mujiono, Selasa (3/8/2021).

Selain untuk Rumah Sakit, anggaran tersebut juga diberikan kepada Dinas Kesehatan, dan beberapa instasi terkait yang terlibat dalam penanganan Covid-19 di Banyuwangi, yang ditujukan sebagai pembelian alat, untuk menunjang kinerja dalam menangani peningkatan kasus Covid-19 di Banyuwangi,

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Haryanto mengharapkan dalam menangani Covid-19, bukan hanya obat - obatan, namun pelayanan juga harus diperhatikan, dan saat ini Pemkab Banyuwangi sudah bekerja secara optimal, namun harus terus ditingkatkan.

"ini bukan hanya ketersediaan obat, namun masyarakat terdampak harus diberi garansi ketenangannya, utamanya pelayanan yang optimal dan harus ditingkatkan," ungkap Michael, Selasa (3/8/2021).

Sebagai informasi sampai saat ini jumlah kasus Covid-19 di Banyuwangi mencapai, 10972 orang, 1239 orang diantaranya meninggal, 8752 dinyatakan sembuh, dan kasus aktifnya mencapai 981 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00