Satgas: Positivity Rate COVID-19 di Situbondo Fluktuatif

Bupati Situbondo Karna Suswandi, saat memaparkan penyebaran virus corona di Situbondo, yang masih naik turun. Rabu (4/8/2021) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo : Bupati Situbondo, Karna Suswandi menilai, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dijalankan selama ini, cukup efektif menekan penyebaran Covid-19. meskipun penyebaran virus corona (positivity rate) di Situbondo masih bersifat fluktuatif. 

"Penambahan kasus COVID-19 di Situbondo masih fluktuatif, kadang naik, kadang turun" ujar Bung Karna, sapaan akrab bupati, kepada RRI, Rabu (4/8/2021).

Bung Karna bertekad, adanya perpanjangan PPKM hingga 9 Agustus 2021, Satgas Penanganan COVID-19 akan bekerja lebih keras lagi, salah satunya dengan menggencarkan vaksinasi.

"Vaksinasi ini akan terus kita genjot. Karena ini adalah upaya untuk bisa menekan laju penyebaran virus yang berasal dari Wuhan," tegasnya.

Ia mengemukakan, sejak awal pandemi tercatat, sebanyak 6.323 warga Situbondo yang terpapar virus corona, 4.933 orang diantaranya dinyatakan sembuh. Sebanyak 713 orang meninggal dan 617 sedang dalam perawatan.

"Dari 713 orang yang meninggal akibat terpapar COVID-19, usia 46-55 tahun menduduki peringkat tertinggi, atau sebanyak 32 persen. Disusul usia 55-65 tahun sebanyak 30 persen," bebernya. 

Dari jumlah kasus meninggal tersebut, 98 persen atau sebanyak 689 orang belum divaksin, sedangkan 2 persen sisanya sudah divaksin. 

"Ayo kita semua, yang belum divaksin segera datang ke tempat-tempat vaksinasi yang sudah disediakan pemerintah," katanya.

Hingga saat ini, cakupan vaksinasi masih berjalan lamban, hanya 22 persen dari target 70 persen warga Situbondo, yang menjadi sasaran vaksin. Ini karena masih banyak masyarakat yang punya kehawatiran berlebih terkait bahayanta vaksinasi.

"Padahal dengan divaksin, masyarakat akan lebih kuat, sehat, dan bisa hidup lebih tenang dan nyaman," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00