Yang Meninggal Karena COVID-19 di Situbondo, Didominasi Usia 46-55 Tahun

Bupati Situbondo Karna Suswandi, saat memaparkan jumlah kasus kematian karena COVID-19, didominasi usia 46-55 tahun. Senin (2/8/2021) (Foto Diana Arista)

KBRN, Situbondo : Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mencatat jumlah kasus meninggal dunia akibat terpapar COVID-19,  didominasi usia 46-55 tahun, yakni  mencapai 32 persen.

Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengemukakan, per 1 Agustus 2021 jumlah kasus meninggal mencapai 700 orang, 32 persen (184 orang) berusia 46-55 tahun, 30,9 persen (177 orang) berusia 55-65 tahun, usia 36-45 tahun 14,5 persen (83 orang), usia 66-75 tahun 14,3 persen (82 orang) dan usia 26-35 tahun 4 persen.

"Dari jumlah kasus meninggal 700 orang ini, 98 persen atau sebanyak 689 orang belum divaksin, sedangkan 2 persen sisanya sudah divaksin," kata Bupati, dalam acara Sosialisasi dan Pemantauan Vaksinasi di SMA 1 Situbondo yang diikuti oleh pelajar SMA se-Situbondo, secara virtual, Senin (2/8/2021). 

Pria yang akrab disapa Bung Karna itu mengatakan, persebaran kasus COVID-19 hingga 1 Agustus 2021 masih fluktuatif atau naik turun. Hal ini dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat terhadap vaksinasi maupun kepatuhan prokes. 

"Tren kasus virus corona di Situbondo masih fluktuatif. Minggu kemarin naiknya hanya 12 persen. Dari 96 kasus menjadi 108 kasus. Tapi minggu ini, naiknya 40,7 persen, yaitu dari 96 menjadi 152 kasus," ucapnya.

Vaksinasi merupakan salah satu cara untuk menekan jumlah kasus positif virus corona, termasuk kasus meninggal. Ia berharap, masyarakat menyambut baik vaksinasi COVID-19. Dan pemerintah mempermudah akses vaksinasi.

"Vaksinasi bisa dilakukan di seluruh puskesmas, di Kodim 0823 dan di Klinik Polres. Kita sediakan tempat vaksin, yang mudah dijangkau masyarakat," imbuh bupati. (din/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00