Capai Rp 13 M, Insentif Nakes Banyuwangi Segera Dicairkan

Sekda Mujiono (kiri) saat Rakor penanganan COvid-19
Tenaga Kesehatan Banyuwangi Saat Berkerja Merawat Pasien Covid

KBRN, Banyuwangi : Dana insentif untuk tenaga kesehatan (Nakes) dan tenaga penunjang, dalam penanganan Covid-19 di Banyuwangi, dalam waktu dekat akan diserahkan. Kepastian tersebut dikatakan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Mujiono, Jum'at (30/7/2021).

Menurut Sekda Mujiono, total anggaran yang disiapkan Pemkab Banyuwangi, untuk insentif Nakes mulai Oktober-Desember 2020, mencapai 13 Miliar Rupiah, dan dalam waktu dekat akan diberikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga harian Lepas (THL) yang bertugas di sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan di Dinas Kesehatan.

"Dananya sudah ada yakni mencapai 13,6 milayr rupiah, dan dalam waktu dekat akan kami cairkan, secara bertahap," ungkap Mujiono.

Mujiono menjelaskan keterlambatan pembayaran insentif nakes tersebut disebabkan, anggaran untuk nakes yang semula tanggungan pemerintah pusat, dibebankan ke pemerintah daerah, sehingga Pemkab Banyuwangi, melakukan refocusing anggaran.

“Pasca pengalihan tanggungan tersebut, kami langsung melakukan refocusing anggaran, untuk triwulan pertama anggrannya sudah kita siapkan, sedangkan untuk triwulan berikutnya, akan direalisasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), karena anggrannya masih dihitung dan minta persetujuan dari DPRD," jelas Mujiono.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto meminta, eksekutif segera mencairkan insentif para nakes yang sudah berjuang sebagai garda terdepan menangani Covid-19, di Banyuwangi .

"kita minta insentifnya segera minta dicairkan, kerena para nakes ini sudah berjuang sebagai garda depan menangani Covid-19," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00