Peradi Situbondo Lakukan Langkah Konkret Antisipasi Predator Hukum

Ketua Peradi Kabupaten Situbondo, periode 2021 - 2026, Khairul Anwar, saat memberikan sambutan usai Muscab Peradi 2021 di Aula Hotel Rengganis. (Foto Diana Arista).

KBRN, Situbondo : Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akan melakukan gerakan langkah konkret, guna menciptakan suasana yang kondusif melalui peran serta para pengacara. 

Menurut Ketua Peradi Kabupaten Situbondo, Khairul Anwar, selama ini banyak organisasi advokat yang sudah kehilangan cara-cara untuk menentukan parameter seorang advokat, sehingga terciptalah predator hukum.

"Oleh karenanya, Peradi akan meningkatkan kapasitas anggota, agar mereka tidak kehilangan parameter seorang advokat," ujar Khairul Anwar kepada RRI, Jumat (18/6/2021).

Menurut Mantan Ketua Demisioner Dewan Kehormatan Peradi Situbondo ini, seorang predator hukum sudah kehilangan nilai-nilai kemanusiaan, dan cara-cara berfikir filosofis tentang profesi keadvokatan. Padahal, advokat adalah pejuang keadilan dan membela yang tertindas. 

"Cara berfikir filosofis tentang profesi advokat mulai memudar. Oleh karenanya, Peradi akan menguatkan posisi dewan etik untuk melaksanakan tugas profetik dengan memperjuangkan kebenaran," bebernya. 

Untuk itu, Ketua Peradi periode 2021-2026 ini, berkomitmen meningkatkan mutu Advokat Peradi dalam rekrutmen advokat baru dengan meningkatkan passing grade dari 7 ke 8, sesuai standarisasi Advokat Internasional atau International Bar Association (IBA)

"Komitmen menjaga standar mutu dalam rekrutmen ini, salah satu upaya untuk menjaga Advokat Peradi tidak menjadi predator hukum di masyarakat," bebernya.

Tahapan menjadi anggota Peradi diantaranya, mengikuti pendidikan profesi advokat secara ketat yang berlangsung selama dua bulan. Setelah itu mengikuti ujian tertulis. Jika lulus, maka akan dilanjutkan magang ke salah satu advokat yang sudah beracara minimal 7 tahun.

"Kita akan konsisten dengan rekrutmen advokat, dan pembinaan khusus internal Peradi," tutupnya. (din/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00