Hari Pertama Kerja, KHR Azaim Ajak Pejabat Memulainya dengan Niat

KBRN, Situbondo : Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo, KHR Achmad Azaim Ibrahimy, mengajak seluruh penghidmat masyarakat di lingkungan Pemkab Situbondo, untuk memulai beraktivitas dengan memperbaiki niat. 

Setelah sebulan fokus beribadah puasa dengan berbagai kegiatan ibadah. Di bulan syawal ada permulaan kembali beraktifitas. Untuk memulai aktifitas tersebut, harus diawali dengan niat.

"Maka kami titip berdasar amal innamal a'malu binniyat. Dan tidak ada niat terbaik kecuali hanya karena Allah SWT," ujar Kiai Azaim, kepada para pejabat eselon II beserta Bupati dan Kapolres, saat sowan ke Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Senin (17/5/2021).

Selain niat, Cucu Pahlawan Nasional KHR As'ad Syamsul Arifin ini mengatakan, bahwa para penghidmat masyarakat tersebut, memiliki pekerjaan yang sangat mulia, yaitu melayani masyarakat.

Sabda nabi, setiap yang bernilai kebaikan adalah sedekah. Ketika sudah menjadi sedekah, statusnya berubah menjadi ibadah. Termasuk diantaranya adalah membantu mempermudah urusan orang lain. 

"Menyingkirkan rintangan seperti kerikil atau batu, itu sedekah. Termasuk juga melayani masyarakat. Ada yang datang mengeluhkan tentang fasilitas, tentang rumahnya, tentang administrasi lainnya dan dibantu oleh pejabat terkait, maka ini adalah ibadah," bebernya.

Di akhir tausiyah, Ulama Muda Kharismatik ini menjelaskan tentang empat jenis ibadah, yang diklasifikasi oleh para Ulama. 

Pertama adalah ibadah i'tikodiyah (keyakinan), contohnya adalah niat. Kemudian Ibadah qouliyah (ucapan) seperti mengaji, menyampaikan tentang pelanggaran, mengingatkan akan kebaikan dan semacamnya. 

"Sedangkan ibadah fi'liyah, contohnya seperti shalat," imbuhnya. 

Selanjutnya, yakni ibadah tafakkur, merenungi ciptaan Allah. Seperti ketika berekreasi di alam bebas dan mengingat penciptanya. Mencari solusi dalam persoalan terkait aturan, juga masuk dalam ibadah tafakkur.

"Hal-hal yang menjadi proses renungan dan pemikiran, ini ibadah tafakkur," tutup lulusan Ponpes Al-Maliki Rusyaifah Mekah ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00