UPP Polres Situbondo Selidiki Kasus Dugaan Penyelewengan BPUM

Kompol Pujianto saat dikonfirmasi mengenai dugaan kasus penyelewengan BPUM. Sabtu (15/5/2021) (Foto Diana Arista).

KBRN, Situbondo : Tim Unit Pemberantasan Pungutan (UPP) Polres Situbondo, merencanakan menyelidiki kasus bantuan produktif usaha mikro (BPUM) yang diduga dikorupsi. 

Menurut Ketua UPP, Polres Situbondo, Kompol Pujianto, penyelidikan hilangnya BPUM milik Indah Fauziyah, warga Desa Wringin Anom, Kecamatan Asembagus, disinyalir ada unsur kesengajaan.

"Sepertinya pihak yang melakukan penarikan memang punya niatan melakukan penarikan dana tersebut," ujarnya kepada RRI, Sabtu (15/5/2021).

Pujiarto mengaku bahwasanya penyelidikan dilakukan berdasarkan pengaduan masyarakat, terkait dana BPUM yang tak sampai kepada yang berhak. Bahkan, dugaan hilangnya dana BPUM milik  Indah Fauziyah sudah viral di sosial media.

"Kita sudah melakukan koordinasi untuk menyelidiki kasus ini. Karena tampaknya pengaduan masyarakat di sosial media terkait  BPUM sudah cukup banyak," tegasnya. Kompol Pujianto berjanji akan menindak tegas pihak-pihak yang sengaja melakukan penyelewengan dana bantuan bagi pengusaha kecil tersebut. Apalagi, dana itu masuk kategori bantuan kebencanaan di tengah pandemi.

"Tentunya sanksi hukum bisa diberikan setelah kita mendapatkan bukti-bukti yang kuat dan sah terkait persoalan tersebut. Karena itu, proses kajian dan analisa hukum segera kita lakukan," terangnya. 

Kompol Pujianto meminta kepada masyarakat yang punya kasus sama dengan Indah Fauziyah, untuk melaporkan kepada pihak kepolisian, agar polisi bisa mengusut tuntas pihak yang bermain dengan dana bansos itu. 

"Jangan takut dan jangan khawatir. Kalau memang merasa haknya diambil orang lain, segera melapor," tutupnya. 

Diinformasikan sebelumnya, dana BPUM milik Indah Fauziyah diduga kuat dicairkan oleh orang lain. Hal tersebut diketahui melalui rekaman CCTV, yang diperlihatkan oleh BNI Cabang Situbondo, sebagai penyalur BPUM.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00