Narapidana di Bondowoso Bisa Lebaran Virtual di Dalam Lapas

Sambil Menunggu Datangnya Hari Raya, Warga Binaan di Lapas IIB Bondowoso Membuat Kerajinan Mebel

KBRN, Bondowoso: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) IIB Bondowoso tetap memberikan layanan video call bagi para narapidana jika ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan keluarga.

Kalapas IIB Bondowoso, Sarwito menerangkan, sesuai perintah Direktorat Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan, pihaknya belum bisa menerima kunjungan secara langsung di masa pandemi Covid-19. 

" Kita memfasilitasi video call untuk berhubungan dengan keluarganya di luar. Jadi lebaran lewat virtual," katanya saat dikonfirmasi, Senin (10/05/2021).

Adapun layanan penitipan makanan, pihaknya menyediakan jam khusus selama dua hari lebaran. Kata Sarwito, penitipan makanan dilaksanakan pada pagi, siang dan sore hari.

" Paginya jam 09.00-11.00. Kemudian siang sampai sorenya jam 13.00 sampai jam 15.00 WIB. Itu tanggal 13 dan 14 Mei. Hari Senin berjalan seperti biasa," terangnya.

Mengenai perayaan Hari Raya di dalam lapas, Sarwito mengakatan, pihaknya mengacu pada Direktorat Jenderal. Diakuinya, pelaksanaan sholat Ied di dalam lapas bersifat tentatif (belum pasti). 

" Biasanya kan lebih kepada pertimbangan situasional di daerah. Apakah sudah zona merah, kuning atau hijau," lanjutnya.

Namun, jika menilik pada instruksi pemerintah pusat, sholat Ied sebenarnya disarankan di masing-masing kamar lapas.

Sebelumnya, Lapas IIB Bondowoso telah mengusulkan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Dari total 303 narapidana, sebanyak 203 diantaranya memenuhi syarat dan berhak mendapat usulan pengurangan hukuman.

Jumlah usulan remisi tersebut terdiri dari napi dengan kasus kriminal umum maupun narkoba. Proses pengusulan remisi dilakukan jauh hari sebelumnya, dengan pendataan secara online melalui aplikasi sistem database pemasyarakatan.

Adapun, syarat warga binaan yang diusulkan remisi berstatus narapidana dan mempunyai kekuatan hukum tetap. Selain itu, napi harus menjalani minimal enam bulan pertama, tidak melakukan pelanggaran dan selalu berbuat baik di dalam lapas. (san)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00