Puluhan Kendaraan Pemudik Putar Balik saat Melintas di Pos Penyekatan Jember-Banyuwangi

KBRN,Jember : Sekitar 20 unit kendaraan pemudik terpaksa harus diputar balik petugas saat akan masuk menuju Kabupaten Jember di ruas jalan utama jalur Jember- Banyuwangi.

Puluhan kendaraan milik pemudik itu terjaring oleh aparat TNI/Polri yang disiagakan 24 jam di Pos Penyekataan yang didirikan di kawasan perbatasan pintu masuk Kabupaten Jember- Banyuwanggi di Desa Garahan, Kecamataan Silo, Jember. 

Untuk diwilayah Kabupaten Jember, penyekatan dilakukan di perbatasan-perbatasan di 5 Kabupaten seperti di perbatasan Jember - Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi dan Lumajang.

Kapolsek Sempolan AKP Suhartanto mengungkapkan puluhan kendaraan pemudik itu terjaring sejak awal dilakukan operasi penyekataan terpadu oleh petugas gabungan TNI/Polri,Dishub yang dilakukan 24 jam selama 3 hari terakhir.

"Saat kita lakukan pemeriksaan, pengendara tidak dapat menunjukan surat Keterangan SIKM ataupun surat Tugas bagi yang ASN maka mereka langsung kita minta untuk putar balik,rata-rata pengendara dari Banyuwanggi yang akan mudik ke Kabupaten Jember," ujarnya dikonfirmasi RRI, Senin (10/5/2021).

Menurut Suhartanto, untuk efektifitas operasi penyekataan di pintu perbatasan kabupaten Jember maka petugas diterjunkan selama 24 jam dan disesuaiakan dengan  kondisi volume kendaraan yang melintas.

"Kita himbau masyarakat dapat menahan diri dan mematuhi aturan larangan mudik dari pemerintah, agar upaya memutus pandemi Covid 19 ini segera berakhir dan aktifitas masyarakat dapat kembali berjalan normal," tegasnya.

Sementara itu untuk pantauaan arus Lalu Lintas di jalur utama Jember-Banyuwanggi pada H-3 Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah masih sepi. Pengendara yang melintas didominasi warga asli Kabupaten Jember yang tetap beraktifitas biasa. (GL/dyr)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00