Petugas Putar Balik Pengendara di Luar Rayon. Dalam Satu Rayon Aman Melintas

Petugas gabungan saat memeriksa kelengkapan dokumen pengendara, yang menjadi syarat melakukan perjalanan ke luar rayon. Sabtu (8/5/2021) (Foto Diana Arista).

KBRN, Situbondo : Petugas di pintu penyekatan akan meloloskan pengendara roda dua maupun mobil pribadi untuk melintas, selama masih dalam satu rayon.

Hal ini disampaikan Wakapolres Situbondo, Kompol Pujiarto, SH,MH, saat memantau titik penyekatan, diantaranya di kawasan Hutan Baluran, Pelabuhan Jangkar, dan Banyuglugur. 

"Kalau masih dalam satu rayon, kita perbolehkan melintas, tapi tetap kita periksa identitasnya dan kami tanya kepentingannya apa," ujarnya kepada RRI, Sabtu (8/5/2021).

Ia mengemukakan, Polda Jatim membagi wilayah Jawa Timur, ke dalam tujuh rayon penyekatan batas wilayah antar kabupaten/kota. Situbondo masuk ke dalam rayon tapal kuda, yang meliputi, Jember, Lumajang, Banyuwangi, dan Bondowoso. 

"Sistem rayonisasi ini mengatur pergerakan masyarakat dalam satu rayon. Jangan sampai ada yang keluar dari rayon," bebernya.

Ada dua titik penyekatan di Situbondo, yaitu di ujung timur, di kawasan Hutan Baluran Kecamatan Banyuputih, yang berbatasan dengan Kabupaten Banyuwangi. Dan di Utama Raya, Kecamatan Banyuglugur yang berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo.

"Hari ketiga penyekatan, setidaknya ada 50 kendaraan yang diputar balik dari arah Surabaya. Sedangkan dari arah Banyuwangi, ada sekitar 20 kendaraan yang diputar balik karena akan melakukan perjalanan ke Probolinggo dan Malang," ungkapnya.

Diinformasikan sebelumnya, pemerintah melarang mudik Lebaran 1442 Hijriah dalam rangka pengendalian COVID-19, agar tidak semakin menyebar luas. 

Hal ini disikapi dengan membuat titik penyekatan di setiap pintu masuk menuju Situbondo. Kendaraan yang melintas akan diperiksa oleh petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, dan pemerintah daerah. 

"Kalau dari luar rayon, harus membawa surat tugas dan dokumen negatif COVID-19, baru bisa lolos dari penyekatan," imbuh Pujiarto.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00