Kebutuhan Ramadhan Meningkat, Volume Sampah di Bondowoso Naik Signifikan

Volume Sampah Di Bondowoso Meningkat Selama Ramadhan

KBRN, Bondowoso : Meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadhan berdampak besar pada peningkatan volume sampah di Kabupaten Bondowoso. Jika sebelum Ramadhan, produksi sampah menghasilkan 42 ton dalam sehari, kini angka tersebut meningkat menjadi 58 ton atau 176 meter kubik per hari.

Angka tersebut berdasarkan hasil penghitungan dengan menggunakan rumus Kebijakan Dan Strategi Daerah (Jakstrada) nasional.

Kasi Pengelolaan Sampah Dan Limbah Dinas Lingkungan Hidup Dan Perhubungan (DLHP) Bondowoso, Abdul Asis menerangkan, dalam sehari pengangkutan sampah sebanyak 5 kontainer dari sebelumnya hanya 4 kontainer. 

" Kebanyakan memang sampah rumah tangga. Di lokasi pasar induk itu kegiatan pasar juga mulai meningkat," paparnya saat dikonfirmasi, Rabu (05/05/2021).

Peningkatan volume sampah, kata Asis, berasal dari aktifitas masyarakat di pasar-pasar dan di perumahan yang kian bertambah. Terbukti, depo-depo sampah di tingkat perumahan juga mengalami kenaikan signifikan. 

" Ya mungkin karena juga karena Covid ini, banyak orang yang belanja online. Di samping itu sampah-sampah plastik juga meningkat," lanjutnya.

Untuk penguraian dan mengatasi penumpukan sampah, pihaknya telah melakukan program pilah olah di tingkat masyarakat. Selain itu, pihaknya mengaktifkan bank-bank sampah pasif.

" Alhamdulillah bank sampah di Bondowoso semakin tahun ada peningkatan," bebernya. 

Sayangnya, peningkatan volume sampah tersebut tidak diimbangi dengan peningkatan infrastruktur. Seperti tempat penampungan kontainer sampah dan jumlah armada yang hanya memiliki 8 unit.

" Mudah-mudahan tahun-tahun berikutnya ada anggaran pusat atau hibah lah ke kita," ungkapnya. 

Padahal, armada pengangkut sampah diakuinya sudah sangat tua dan harus mengangkut sampah di 16 kecamatan. Ke depan, Asis berharap semua kecamatan terdapat pelayanan persampahan secara menyeluruh.

Diperkirakan, peningakatan volume sampah hingga datangnya Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah mencapai 10 persen. Namun dia berharap prediksi tersebut tidak terealisasi. Apalagi Bondowoso sudah memiliki TPS 3 R untuk mengatasi timbunan sampah.

" Ini masih dalam proses rencana pembangunan," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00