Pentingnya Proteksi Bidang Asuransi Bagi Guru TK-Paud Di Jember

20220412_190423_0.jpg
Pentingnya Proteksi Bidang Asuransi Bagi Guru TK-Paud Di Jember

Deskripsi Gallery

Pentingnya Proteksi Bidang Asuransi Bagi Guru  TK-Paud Di Jember

KBRN - Jember, sekitar 95% total keberadaan guru TK di Jember yang melaksanakan tugasnya mengajar di sekolah swasta. Dan baru 2 ribuan guru TK yang terlindungi melalui program BPJS Ketenagakerjaan dari total sekitar 3 ribu lebih. Pada hal mereka semua ini sama-sama memiliki resiko tinggi di dalam menjalankan tugasnya baik itu kecelakaan lalu lintas  maupun kecelakaan kerja. Maka dari guru TK maupun Paud senantiasa di dorong untuk memprotek dirinya dengan asuransi. Sehingga manakala terjadi insiden yang tidak diinginkan masih tetap mendapatkan perlindungan, demikian disampaikan Ketua IGTKI Jember Endang Suprihatin seusai mengikuti acara sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan Jember.

Endang Suprihatin mengatakan semangat dari para guru TK maupun Paud guna mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan cukup tinggi. Namun mereka ini masih terjebak minimnya dalam hal pendapatan. Apalagi rata-rata para guru TK ini banyak mengajar di sekolah swasta praktis honor yang di terimanya sangatlah kecil dan bervariatif bahkan ada yang di honor 100 ribu perbulan. Sehingga wajar manakala hanya mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan hanya terdiri dari dua program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang di bayarkan secara mandiri melalui yayasan sekolah. Yang inginnya di tingkatkan lagi dengan program jaminan hari tua (JHT) karena keterbatasan anggaran terutama minimnya honor yang tidak mungkin untuk lakukan. Untuk itu harapan terbaiknya hendaknya di subsidi atau di bantu oleh Pemkab Jember, tandasnya (Rabu.13 April 2022).

"Di bagian  lain dari total 3 ribu guru TK maupun Paud masih menyiksahkan sekitar seribu orang yang belum tercover dengan program asuransi BPJS Ketenagakerjaan. Demikian kami tiada lelah untuk menyuarakan pentingnya kepada mereka guna mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan. Ale ale  persoalan honor yang sangat kecil yang menjadi kendala. Untungnya masih di topang oleh insentif yang diberikan oleh pemkab Jember sebesar Rp 320 ribu/ bulan yang diterimakan setiap 3  bulan sekali sebagai penopang hidup. Hanya bermodal tekad dan jiwa pengabdian yang tulus untuk generasi muda bangsa Indonesia hendaknya guru TK ini hendaknya tidak dipandang sebelah mata", harap Endang.

Bercermin dari kabupaten tetangga seperti halnya Lumajang, Probolinggo dan Bondowoso bahwa insentif yang diberikan kepada para guru TK sudah jauh melampaui kabupaten Jember. Disisi lain tingkat kebutuhan hidup sudah tidak lagi sebanding lurus dengan pendapatan. Oleh karenanya sentuhan tangan pemerintah menjadi penyemangat bagi guru TK yang bertugas paling dasar guna memelekkan pengajaran pada generasi muda ini.   

Dibagian lain juga disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jember Dolik Yulianto bahwa di era sekarang ini sudah menjadi keharusan seluruh masyarakat Indonesia terlindungi oleh jaminan sosial. Untuk BPJS Ketenagakerjaan secara serius dan inten melakukan sosialisasi serta edukasi ajakan untuk kepesertaan di program BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka memberikan perlindungan yang sebenar-benarnya. 

"Menyoal peningkatan atau penambahan program Jaminan Hari Tua JHT  termasuk  adanya seribu lebih guru TK yang belom tercover di program BPJS Ketenagakerjaan nantinya akan di bahas lebih dalam lagi bersama Dispendik Jember. Sembari menyeusaikan kemampuan anggaran yang di miliki Dispendik Jember , pungkas Dolik  (Sanjoko Ade).

Gallery Info

  •   Dibuat oleh : Sanjoko Ade
  •   Tanggal : 13 Apr 2022

Share this

FOTO LAINNYA