PR Besar Polri: Wujudkan Masyarakat Kondusif di Tengah Pandemi COVID-19

Dari kiri searah jarum jam. Dandim 0823, Bupati Situbondo, dan Kapolres, saat tasyakuran HUT Polri ke-74. Rabu (1/7/2020) (Foto Diana).

KBRN, Situbondo: Mewujudkan masyarakat kondusif dari sisi kamtibmas dan kesehatan, menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi Kepolisian Resor (Polres) Situbondo, Jawa Timur, mengingat Situbondo masih berada di zona merah.

Hal ini disampaikan Kapolres Situbondo, AKBP Sugandi, pada acara Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-74, di aula Polres Situbondo, Rabu (1/7/2020).

"Oleh karena itu, tantangannya adalah bagaimana Polri bersinergi dengan gugus tugas, pemda, TNI dan masyarakat untuk mengubah Situbondo menjadi zona kuning atau bahkan hijau," ujar AKBP Sugandi.

Dalam momentum HUT Bhayangkara, Sugandi mengajak seluruh jajarannya untuk bekerja lebih keras lagi, dan mendukung penuh kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Situbondo.

"Kami tetap berikrar dan berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya kinerja GTPP COVID-19," tegas Sugandi.

Katanya, peran serta masyarakat penting untuk dibangun dalam menyelesaikan masalah COVID-19. Seperti pembentukan kampung tangguh, pasar tangguh, tempat wisata tangguh, dan komunitas lainnya, yang bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak terpapar COVID-19.

"Ini pekerjaan rumah kita bersama. Bagaimana membangun kesadaran masyarakat. Dimana protokol kesehatan menjadi kebutuhan pokok masyarakat," ungkapnya.

Sugandi berharap, Situbondo segera menerapkan tatanan kehidupan baru atau new normal. Apalagi pemerintah daerah sedang mempersiapkan peraturan bupati (perbup) new normal.Untuk mewujudkannya, memang tidak mudah.

Karena Situbondo harus menjadi zona kuning terlebih dulu. Sementara kondisi saat ini, potensi penularan COVID-19 di Situbondo masih cukup tinggi.

"Estimasinya, 10 orang menularkan kepada 13 orang. Ini harus kita tekan agar 10 orang itu tidak menularkan kepada siapapun. Termasuk angka mortalitas yang harus ditekan juga. Baru new normal bisa diterapkan," bebernya. (din/dyt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00