Kasus Pernikahan Dini, Provinsi Jambi berada di Urutan 9 Nasional

KBRN Jambi: Berdasarkan Catatan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPA2AP) Provinsi Jambi, Pernikahan Dibawah Umur Yang Terjadi Di Provinsi Jambi Masuk ke dalam Rangkin 9 Se Indonesia , Pernyataan itu diungkapkan oleh kepala dinas DPP2AP Provinsi Jambi.

Kepala DPPA2AP Provinsi Jambi / Lutfiah menghimbau untuk menghentikan kepada seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif untuk mengurangi angka pernikahan dibawah umur.

“ Hasil Rakornas TPPA bahwa Provinsi Jambi berada di urutan 9 dari 34 Provinsi Se- Indonesia dengan angka 14,41 persen pernikahan anak dibawah umur,” ungkap Lutfiah, Jumat (23/7/2021).

Menurut Lutfiah lemahnya pengawasan orang tua terhadap anak dalam penggunaan fasilitas teknologi dalam jaringan menjadi faktor baru meningkatnya angka pernikahan di bawah umur, selain dari faktor ekonomi.

“ Pengawasan orang tua yang agak kurang gitu ya, karena beranggapan, ah anak sudah dirumah aja, ternyata anaknya bukan belajar malahan buka situs-situs yang gak seharusnya mereka lihat,” jelasnya.

Lebih jauh, Lutfiah menyebutkan lemahnya pengawasan orang tua mengakibatkan sebagian anak-anak terjerumus mengakses situs Pornografi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00