Semarakkan Hari Pahlawan dan Guru, RRI Jambi Tampilkan Pagelaran Seni dan Budaya

KBRN;Jambi. Mengangkat tema Pahlawanku Guruku Inspirasiku, LPP RRI Jambi menampilkan Pagelaran Seni Budaya , bertempat di Auditorium LPP RRI Jambi, Selasa (30/11/2021).

Disiarkan secara langsung melalui youtube RRIJambi NET, Pagelaran Seni menampilkan siswa/siswi SMP N 4 kota Jambi dari Sanggar Kuju Sako.

Pagelaran seni budaya dalam rangka mewadahi pelaku-pelaku seni untuk berkreasi ini merupakan event tahunan yang digelar RRI Jambi. Demikian disampaikan kepala LPP RRI Jambi Zahral Mutzaini.

"dalam rangka memperingati hari pahlawan dan hari guru, RRI ikut menyemarakkan dan  sekaligus memberikan pemahaman kepada kita bahwa harus banyak berterima kasih kepada pahlawan termasuk guru dan dalam konteks penyiaran hari ini (Selasa) kita melakukan pagelaran Seni dan Budaya, " kata Zahral Mutzaini.

Menurutnya , pagelaran seni yang melibatkan siswa/siswi ini patut diapresiasi karena keterlibatan siswa sebagai generasi muda ini untuk mencintai seni dan budaya lokal. 

" banyak hal yang kita dipetik dari pagelaran yang disugguhkan oleh anak usia sekolah bahkan tadi ada dari siswa SD kelas IV yang turut menampilkan cerita rakyat, " lanjutnya.

Sementara itu, Ditya Manggala sebagai Ketua Sanggar Kuju Sako  berharap kedepan event-event serupa dapat semakin digiatkan oleh RRI sehingga akan semakin banyak anak muda yang mencintai seni dan budaya daerah. 

" semoga program -program budaya dan kesenian ini semakin digiatkan dan diperbanyak oleh RRI Jambi kedepan, " terang Ditya Manggala.

Terkait, Seiiring mulai membaiknya level PPKM di Jambi dan melandainya trend kasus covid 19 saat ini, disambut baik Ditya Manggala. Diakui dirinya, pertunjukkan sempat 2 tahun vakum namun saat ini dengan penerapan protokol kesehatan yang berlaku bisa mulai melakukan pertunjukkan kembali secara langsung. Meski begitu pandemi memicu munculnya pola kesenian baru yakni melalui virtual. 

"Sebenarnya pandemi tidak membatasi pelaku seni berkreasi karena diawal pandemi justru tercipta pola berkesenian baru yakni virtual, kami berkaborasi antar daerah secara virtual, " pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar