Jaringan Internet Sering Terganggu,Wali Murid Mulai Keluhkan Sistem Belajar Online

KBRN, Sungai Penuh : Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring di Kota Sungai Penuh mulai menuai persoalan. Sejumlah orang tua murid kini mulai mengeluh soal praktik pembelajaran secara daring.Sejumlah wali murid mengeluh lantaran banyak persoalan yang muncul. Di antaranya soal biaya kuota yang membengkak, dan soal penyediaan ponsel android yang harus dipenuhi untuk kebutuhan belajar anak.Salah Satunya Deciptra Orang Tua Murid Asal Kelurahan Pasar Sungai Penuh yang mengaku kualahan dalam membeli Kuota internet, belum lagi dirinya harus memenuhi kebutuhan hidup lainnya.

”Saya terpaksa harus membeli handphone android agar anak saya bisa mengikuti belajar online. Padahal, untuk kebutuhan sehari-hari juga dengan kondisi saat ini sangat sulit,”ungkap Deciptra,Kamis (27/08/2020).

Belum selesai disitu saat ini persoalan baru kembali muncul,yakni jaringan internet untuk wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci yang akhir-akhir ini sering terganggu.

Untuk itu Wali Murid Menilai Sistem belajar Online mulai tidak efektih,terutama Sejak sering terganggunya Jaringan Internet di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

“akhir-akhir ini jaringan di sungai penuh sering sekali terganggu,jadi menurut kami belajar daring sudah tidak efektif,mungkin pemerintah bisa menawarkan solusi lain kepada kami”tambahnya

Pemerintah di harapkan dapat menyelsaikan jaringan internet yang sering terganggu,membantu memberikan Subsidi Kuota Internet jika memang harus di lanjutkan kegiatan Belajar Secara Daring.

“kami berharap ada subsidi dari pemerintah kepada kami,setidaknya untuk membelikan kuota untuk kebutuhan belajar anak”tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00