Kecewa, Aliansi Mahasiswa Unja Demo Di Depan Rektorat Unja

Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unja menggelar Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Kebijakan Penghapusan dan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Universitas Jambi. Aksi digelar didepan Kantro Rektorat Universitas Jambi, Kampus Mendalo, Selasa (18/8/2020).

Wiranto selaku Koordinator Aksi mengatakan, bahwa aksi ini digelar sebagai wujud kekecewaan dan evaluasi dari Kebijakan Penghapusan/Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi yang terdampak Covid-19. Sistem administrasi terkait hal itu dinilai obesitas dan menyulitkan Mahasiswa. 

" Kami Aliansi Mahasiswa Unja sengaja berunjuk rasa guna mengevaluasi terkait Penghapusan dan Keringanan UKT bagi mahasiswa yang terdampak. Kita sama-sama taulah semua elemen masyarakat terdampak oleh Covid-19, sistem administrasi yang gemuk dinilai tidak berpihak kepada Mahasiswa. Kami menunggu Bapak Rektor UNJA " Jelas, Wiranto.

Dalam Aksi ini Aliansi Mahasiswa Unja dalam press releasenya menyampaikan lima (5) tuntutan sebagai berikut;

1. Meminta kepada Bapak Rektor Universitas Jambi untuk melakukan Evaluasi kebijakan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan membuat kebijakan melakukan perpanjangan waktu untuk pendaftaran bagi mahasiswa yang ingin melakukan pembebasan UKT, Pengurangan UKT, dan  pembayaran UKT mengangsur.

2. Perampingan syarat-syarat administratif untuk melakukan pendaftaranpembebasan UKT, Pengurangan UKT, dan pembayaran UKT mengangsur. Sistem administrasi diharapkan tidak mempersulit Mahasiswa, yang mana surat edaran yang dikeluarkan sebelumnya beberapakali revisi/pembaruan.

3.Meminta kejelasan teknis serta Tindak Lanjut dari wacana pembayaran UKT secara berkala berangkat dari Surat Edaran Rektor sebelumnya yang berkali-kalidirevisi.

4.Pembebasan biaya-biaya tambahan akademik pada Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)yakni Test JUELT. Dalam hal ini tes JUELT dilakukan secara daring online sangat rasional jika biaya operasional yang digunakan Akademik minim, namun tarif Tes JUELT yang dibebankan kepada Mahasiswa berada pada tarif biasanya sebelum Pembelajaran JarakJauh (PJJ) dilakukan.

5.Transparansi dan teknis mahasiswa penerima dana bantuan KIP.

Beberapa massa aksi mengatakan banyak Mahasiswa UNJA yang telah memenuhi syarat administrasi penghapusan/keringanan Uang Kuliah Tunggal namun tidak mengalami penurunan maupun penghapusan UKT.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00