Masuk Sekolah ditengah Pandemi Covid 19, Siswa Kota Jambi Wajib Bawa Surat Pernyataan

Siswa SDN 47 Kota Jambi
siswa SDN 47 Kota Jambi

KBRN, Jambi : Setelah sempat menerapkan kegiatan belajar dari rumah selama beberapa bulan terakhir akibat Pandemi Covid 19, sejumlah sekolah negeri di Kota Jambi sudah mulai melaksanakan aktifitas belajar mengajar secara tatap muka pada awal tahun pelajaran baru hari ini.  Salah satunya adalah SDN 47.  Meski memulai aktifitas belajar mengajar secara tatap muka, namun protokol kesehatan diterapkan secara ketat di sekolah ini.  Selain membatasi jumlah siswa yang hadir, siswa yang terjadwal  hadir juga harus menjalani sejumlah protokol kesehatan yang diterapkan pihak sekolah, antara lain memakai masker, mencuci tangan , melakukan sterilisasi di bilik yang disediakan serta menjaga jarak. Pihak sekolah telah menyiapkan sejumlah fasilitas cuci tangan dan bilik sterilisasi di halaman sekolah.  Selain itu, di lantai halaman sekolah juga telah dipasang tanda-tanda khusus berwarna biru yang menjadi petunjuk arah yang harus dilalui siswa untuk sampai ke kelasnya. Sekolah juga menyediakan 1.000 masker untuk siswa dan 200 masker untuk guru.

Dikatakan, Kepala SDN 47 Kota Jambi Anshori, aktifitas belajar mengajar secara tatap muka hanya diperuntukkan bagi siswa kelas 4, 5 dan kelas 6, dengan durasi belajar maksimal 3 jam.  Siswa yang masuk kelas juga dibatasi hanya separo dari kapasitas yang ada. Ditambahkannya, selain menerapkan protokol kesehatan , pihak sekolah juga mensyaratkan adanya surat pernyataan dari orang tua yang memperbolehkan anak untuk belajar di sekolah. “Alhamdulilalh berdasarkan survey yang kita lakukan, orang tua yang mengizinkan anaknya masuk sekolah sekitar 62 persen. Dan tadi sudah kita lakukan pengecekan ke kelas-kelas, untuk kelas enam dari sekitar 90 anak, yang masuk ahri ini sekitar 40 orang. Mereka tetap emnjalani aprotokol kesehatan yang ditetapkan. Untuk guru, selama satu minggu mereka sudah kita latih bagaimana guru menyambut anak dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar baik secara daring maupun yang tatap muka. Guru, anak-anak, orang tua, harus serius dan kompak untuk mengikuti prosedur yang ditetapkan di SD 47,”ujar Kepala Sekolah SDN 47 Kota Jambi, Anshori, Senin (13/7/2020).   Ditambahkannya,  sebelum siswa masuk sekolah, pihak sekolah telah melakukan pendataan aktifitas siswa selama 14 hari terakhir, untuk mengetahui riwayat perjalanan atau bepergian siswa.  Dari hasil pendataan tersebut, terdapat dua siswa yang baru bepergian dari luar Provinsi Jambi. Pihak sekolah atelah menelpon orang tua siswa yang ebrsangkutan dan meminta siswa untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari terlebih dahulu sebelum masuk sekolah.  Nantinya pihak sekolah akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan aktifitas belajar mengajar yang telah dilakukan ditengah Pandemi Covid 19 ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00