Penanganan Covid-19 di Kerinci Terkendala Dengan Hasil Uji Swab

KBRN, Sungai Penuh: Hasil uji swab yang terlalu lama, menjadi salah satu kendala yang dihadapi oleh Tim Gugus Tugas dalam melakukan penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Kerinci. Bahkan dari beberapa kasus yang ada, hasil uji sampel swab memerlukan waktu 7 sampai dengan 14 hari.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci Hermendizal kepada rri.co.id, dikatakannya swab diyakini bisa mempercepat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, mengingat begitu hasil swabnya diketahui Tim Gugus Tugas bisa melakukan penanganan selanjutnya.

“Lamanya hasil uji swab ini keluar dikarena kapasitas PCR di Laboratorium Kesehatan Daerah (Lapkesda) Provinsi Jambi hanya mampu mengerjakan 160 sampel spesimen per hari, sedangkan untuk sample yang masuk mencapai ribuan spesimen,” jelas Hermendizal, Kamis (12/11/2020).

Hermendizal menyebutkan, lambatnya proses pemeriksaan sample uji swab menghambat proses pencegahan dan pelaksanaan tracking yang dilakukan oleh Tim Gugus Tugas.

“Untuk mempercepat penanganan Covid-19, kami akan mencoba menelusuri pelaksanaan uji swab di daerah lain seperti di Sumatera Barat, dan jika hasil uji swab yang dilakukan di Sumatera Barat bisa lebih cepat dari pada uji swab di Lapkesda Provinsi Jambi, maka sample spesimen akan kita kirim ke Sumatera Barat,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00