Peduli, Dandim 0417 Kerinci Kunjungi Rumah Dewi Puspita Penderita Penyakit Kanker

KBRN, Sungai Penuh: Salah seorang warga desa Gunung Labu Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci, Dewi Puspita sudah satu tahun menderita penyakit kanker lidah stadium 4 yang saat ini membutuhkan perhatian dari para dermawan. Mendapatkan informasi adanya masyarakat Kerinci yang terbaring lemah dan membutuhkan bantuan dari dermawan, Dandim 0417 Kerinci pada Selasa (06/10/2020) siang sekira pukul 11.00 Wib langsung mendatangi kediaman Dewi Puspita yang saat ini tidak berdaya akibat penyakit yang di deritanya tersebut. Saat menyambangi rumah Dewi, Dandim membawa dokter dari rumah sakit DKT untuk mengecek kondisi Dewi, sekaligus memberikan obat secara gratis serta memberikan bantuan sosial berupa sembako.

Dandim 0417 Kerinci Letkol Czi Fitriadi mengatakan, bahwa dirinya merasa sangat prihatin atas penyakit yang diderita Dewi Puspita, dan berharap penyakit yang di deritanya segera diangkat, serta diberi kesehatan agar bisa beraktifitas seperti biasa.

“Semoga Ibu Dewi segera diangkat penyakitnya, bisa sehat kembali, dan bagi pihak keluarga kami mendorong untuk tetap semangat di dalam merawat Ibu Dewi, sehingga proses penyembuhan bisa lebih cepat,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Saripan yang merupakan suami Dewi Puspita menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dandim 0417 Kerinci, yang telah memberikan bantuan baik secara moril maupun materi, sehingga dapat menjadi motivasi untuk kesembuhan istrinya.

“Atas nama keluarga kami mengucapakan terimakasih yang sedalam-dalamnya, semoga Pak Dandim diberikan rejeki yang murah oleh Allah,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Pjs. Kepala Desa Gunung Labu, Subroto, dirinya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dandim, yang telah menyempatkan diri untuk menyambangi warganya yang saat ini tengah terbaring sakit, dengan harapan hal ini dapat mempermudah proses penyembuhan Dewi Puspita.

“Kami berterimakasih kepada Pak Dandim, yang telah mengunjungi warga kami yang sakit sudah lama, mudah-mudahan kedatangan bapak membuat keluarga kami cepat sehat,” ungkapnya.

Untuk diketahui, semenjak menderita penyakit kanker lidah, Dewi Puspita telah menjalani pengobatan kemotrafi sebanyak 6 kali, dan radio trafi yang seharusnya dijadwalkan sebanyak 25 kali, namun baru terlaksana sebanyak 4 kali, karena kondisi kesehatan Dewi yang menurun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00