Dinkes Kerinci Khawatir Ruang Karantina Tidak Mencukupi, Jika Ada Penambahan Covid-19

KBRN, Sungai Penuh: Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci khawatir jika ada penambahan kasus baru Covid-19, sebab hingga saat ini ada 8 orang kasus terkonfirmasi positif yang sedang di isolasi di RSUD MHA. Thalib Kerinci.

Dan hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kerinci belum memiliki ruang karantina, padahal sebelumnya sudah dilakukan survey lokasi untuk dijadikan tempat ruang kantina, seperti di Kayu Aro, Sanggaran Agung, Talang Kemulun dan Semurup, akan tetapi belum ada tindak lanjutnya.

“Saya khawatir jika ada penambahan kasus baru positif Covid-19 di Kabupaten Kerinci, maka ruang karantina di RSUD MHA Thalib Kerinci tidak mencukupi, padahal kami sudah menyampaikan kepada Tim Gugus Tugas untuk menyiapkan tempat ruang karantina,” ungkap Hermendizal, Plt. Kadis Kesehatan Kabupaten Kerinci, Jum’at (25/9/2020).

Untuk itu, dirinya meminta kepada Tim Gugus Tugas untuk segera membuat keputusan dimana tempat ruang karantina bagi pasien reaktif rapid test, dan semua pihak harus mengikuti keputusan tersebut.

Hermendizal menambahkan, ruang karantina sangat penting untuk pasien reaktif rapid test, sambil menunggu hasil uji swab keluar, sebab pasien reaktif rapid test tidak mau digabungkan dengan pasien yang telah dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kami mengharapkan adanya penambahan ruang karantina, sebab Dinas Kesehatan telah mengirim 21 hasil uji swab ke Jambi, dan jika hasil uji swab nya ada yang reaktif, maka pihak RSUD akan kekurangan tempat tidur, sedangkan RSUD MHA. Thalib Kerinci hanya bisa menyiapkan 10 tempat tidur untuk ruang karantina,” tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00