2 Terdakwa Kredit Fiktif Bank Mandiri Lepas dari Tuntutan Hukum

Sidang Tipikor Kredit Fiktif Bank Mandiri

KBRN, Jambi : Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jambi memutus Haris Fadilah dan Nana Suryana,  terdakwa kasus dugaan korupsi dalam penyaluran Kredit Serbaguna Mikro fiktif di Bank Mandiri KCP Sam Ratulangi, Kota Jambi , dilepaskan dari semua tuntutan . Putusan dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Yandri Roni dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Jambi hari ini.

Majelis Hakim berpendapat bahwa meski apa yang didakwakan JPU dalam dakwaan primair dan subsidair terbukti, namun perbuatan kedua terdakwa bukanlah tindak pidana korupsi, sehingga terdakwa dilepaskan dari seluruh dakwaan, dan dipulihkan kembali hak-haknya serta dibebaskan dari tahanan. “ Terdakwa telah terbukti melakukan apa yang didakwakan dalam dakwaan primair dan subsidair. Akan tetapi perbuatan tersebut bukanlah tindak pidana. Dua, melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum,”kata Ketua Majelis Hakim, Yandri Roni saat membacakan putusan, Rabu (3/3/2021).

Putusan majelis hakim tersebut disambut gembira oleh kedua terdakwa yang langsung melakukan sujud syukur. Penasehat hukum kedua terdakwa Gunawan Raka menyebut bahwa putusan hakim sudah tepat dan sesuai fakta di persidangan. “Dari awal itu kita sudah yakin, karena kan perjanjiannya belum jatuh tempo. Jatuh tempo perjanjian Kredit pada 2023-2024. Masak Kredit yang sedang berjalan ada pidananya, "ujar Gunawan Raka. 

Sementara Kasi Penerangan Hukum Kejati Jambi, Lexy Fatharrani mengatakan, JPU akan mengajukan kasasi atas putusan hakim tersebut. Setelah menerima putusan lengkapnya, JPU akan segera mengirimkan memori kasasi.  Sebelumnya JPU mendakwa keduanya telah memproses pencairan kredit fiktif atas nama 7 debitu, sehingga menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 3, 4 miliar.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00