Kapolda Sebut 28 Pelaku Unjuk Rasa Sudah Dipulangkan

Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi

KBRN;Jambi. Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menyebutkan 28 pelaku kerusuhan yang diamankan saat demo, Selasa (20/10/2020) lalu yang berujung rusuh sudah dipulangkan.

 “ semua sudah kita pulangkan dengan catatan , mereka sudah kita catat dan diambil keterangan kita harap bisa dibina untuk berkomunikasi bukan untuk merusak lagi, “ kata Kapolda di kantor Gubernur Jambi, Kamis (22/10/2020).

Kapolda juga menerangkan hasil test rapid ke 28 pelaku menunjukkan non reaktif. “ semua yang diamankan distandarisasi dengan rapid test karena kita tidak tahu siapa yang ada dikerumunan tapi alhamdulilah semua sehat-sehat, “ lanjutnya.

Pihaknya menyebutkan, tidak melarang adanya demo hanya saja untuk perilaku kekerasan tidak akan ditolerir, termasuk yang melakukan pembakaran motor aparat.

“ kita cari , beberapa sudah ada informasinya jika yang bersangkutan mau menyerahkan diri itu lebih baik, “ pungkasnya.

Sementara terkait adanya ketidaknyamanan warga dipemukiman yang terkena asap gas air mata , dirinya meminta maaf, pasalnya pembubaran paksa yang dilakukan aparat dengan kekerasan untuk membubarkan kerumunan sudah sesuai SOP .

“sekali lagi saya menyampaikan permohonan maaf bahwa ekses tindakan kepolisian pasti akan menjadi konsen sendiri yang tidak kita harapkan, apabila ada masyarakat yang mungkin terkena dari macet, kita juga terkena disitu dan hak-hak public lain terabaikan terlebih warga yang tekena asap , tapi ini SOP , “ terang Kapolda.

Lebih lanjut disampaikan, “namun bukan ingin menyakiti hati masyarakat “.

Sementara itu, dimintai tanggapan nya perihal aksi unjuk rasa yang berujung rusuh, Pjs Gubernur Jambi Restuardy Daud mengatakan, penyampaian pendapat merupakan hak setiap warga Negara dan dijamin UU,  hanya saja diharapkan dapat dilakukan secara damai tidak anarkis.

“ semua warga masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi pemprov siap memfasilitasi dan pemprov sendiri mempunyai tim untuk mengkomunikasikannya, “ kata Pjs Gubernur.

Ditanya berapa besaran kerugian yang disebabkan aksi unjuk rasa yang berujung rusuh tersebut. Pihaknya mengakui belum mendapat laporan angka pasti kerugian, hanya saja terus dipantau.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00