Kanwil Kemenkumham Jambi Gelar Rakor Bahas Masalah Penegak Hukum Ditengah Pandemi Covid 19

Rakor dan Evaluasi Penegak Hukum di Jambi tahun 2020

KBRN, Jambi : Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penegak Hukum di Wilayah Jambi ( DILKUMJAKPOL tahun 2020) hari ini digelar oleh Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jambi.  Rakor juga diikuti oleh stakeholder terkait, yaitu Polda Jambi, Kejati Jambi dan Pengadilan Tinggi Jambi.   Bertindak sebagai narasumber, Kepala Kanwil Kemenkumham Jambi, Jahari Sitepu, Diresnarkoba Polda Jambi, I Gede Putu Dewa Arta, Asisten Pidana Umum Kejati Jambi Fajar Rudi Manurung dan Kepala Pengadilan Tinggi Jambi Kasianus Telaumbanua.  

Ada empat masalah yang dibahas dalam Rakor ini, yaitu pertama terkait tahanan yang telah incraht putusan pengadilan di dalam situasi Pandemi Covid 19, terkait barang rampasan yang berada di Rupbasan, ketiga terkait penerimaan tahanan A3 atau tahanan yang kasusnya telah dilimpahkan ke Pengadilan, dan terakhir terkait sidang online. Disebutkan Kakanwil Kemenkumham Jambi, Jahari Sitepu, Pandemi Covid 19 yang terjadi saat ini membuat ada beberapa kebijakan Kemenkumham untuk mencegah penyebaran Covid 19 di Lapas.  Salah satunya adalah pembatasan penerimaan tahanan titipan di Lapas. “ Di kesempatan ini saya sampaikan kepada Kejaksaan maupun Kepolisian, kalau ada tahanan yang A3 silahkan kami ada 14 UPT pemasyarakatan siap menerima, tapi syaratnya rapid test nya tidak reaktif. Tapi kalau tahanan titipan, mohon maaf kami tidak bisa. Karena apa? Seperti di Lapas KLas IIA Jambi misalnya. Penghuninya ada seribu orang, kalau misalnya ada satu saja tahanan titipan yang ternyata positif Covid, bisa dibayangkan seribu orang yang didalam. Kita fasilitas ruang isolasi sangat terbatas di Lapas,” ujar Jahari Sitepu, Selasa (15/9/2020).

Dari daftar inventarisir dalam Rakor tersebut, ada 34 permasalahan yang disampaikan Kumham, 5 masalah disampaikan POLRI dan 9 masalah disampaikan Kejaksaan. Sedangkan Pengadilan tidak ada masalah yang disampaikan.

Dengan adanya rakor tersebut, diharapkan akan didapatkan banyak masukan serta jalan keluar untuk menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi terkait penegakan hukum, sehingga penegakan hukum di Jambi akan semakin baik meskipun ditengah Pandemi Covid 19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00