10 Buron Kejati Jambi Belum Tertangkap

Pers Release Kinerja Kejati Jambi

KBRN, Jambi : Meski telah berhasil menangkap dua buron pada tahun ini, namun masih ada 10 buron yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yang masih dikejar oleh jajaran  Kejaksaan Tinggi Jambi .   Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Yudhi Sutoto pada Konferensi Pers  terkait Kinerja Kejati Jambi Semester I tahun 2020 dalam rangka Hari Bhakti Adyaksa ke 60 hari ini menyebutkan , pada tahun 2020 ini sudah ada dua DPO yang berhasil ditangkap, yaitu Kristiana  buron kasus korupsi pembangunan Auditorium UIN Sultan Thaha Saifuddin, dan Rudi Arza bin Suharnak buron kasus narkoba.   Kedua buron tersebut tidak ditangkap di Jambi melainkan di Palembang dan Padang.  “Di bidang intelijen, dalam kurun waktu yang sama Kejati telah berhasil menangkap buronan yaitu atas nama Kristiana dan  Rudi Arza bin Suharnak,”ujar Kajati Jambi Yudhi Sutoto, Rabu (22/7/2020).

Sementara Asisten Intel Kejati Jambi, M. Husein Atmaja menyebutkan, pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap kesepuluh buron tersebut.  Untuk itu pihaknya bekerjasama dengan Kejaksaan Agung melalui  Adhyaksa Monitoring Center (AMC), yang memiliki peralatan khusus untuk melacak keberadaan para buron. “Selama ini memang  kita bekerjasama dengan Kejaksaan Agung yang memang mempunyai peralatan guna melacak para buron ini. Kami selalu update dengan AMC dalam rangka melakukan penangkapan buron, dan itu akan tetap menjadi prioritas kami dalam tahun ini, tergantung pada keberadaan mereka yang dapat kami ketahui,” üngkap Asintel M. Husein Atmaja.

 10 Buron yang masuk dalam DPO Kejati Jambi adalah Redo Setiawan, Sanggam Parapat, Mawardi, Gunardi Alias Gun bin Arsan, Dadang Saputra bin Kanak, Zuliadi Sipayung, Siswati, Roni Jusman, Zulfikar dan Yusuf Sagaro.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00