Kejari Bungo Terima SPDP Kasus Pencurian 3 Ribu Buku Nikah

Kajari Bungo, Sapta Putra

KBRN, Jambi :  Kejaksaan Negeri Bungo telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus pencurian buku nikah di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bungo, yang terjadi 1 November lalu. Kepala Kejaksaan Negeri Bungo, Sapta Putra kemarin mengatakan, setelah menerima SPDP tersebut, Jaksa akan menunggu pemberkasan dari penyidik, dan akan sesegera mungkin melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan untuk disidangkan. " Kita sudah menerima SPDP pencurian buku nikah, untuk pelaku berinisial AS, BT, HZ dan YA. Kita sudah menunjuk dua Jaksa,"ujar Kajari Bungo, Sapta Putra, Senin (22/11/2021) 

Dalam kasus tersebut, polisi sebelumnya telah mengamankan empat pelaku, yaitu pelaku utama berinisial AS , serta tiga penadah masing-masing BT, HZ dan YA . Tiga Pelaku merupakan warga Pekanbaru Riau, sedangkan BT merupakan warga Pesisir Selatan Sumatera Barat. Ditambahkannya, pelaku utama dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian.   Sedangkan untuk pelaku penadah, ketiganya disangkakan dengan Pasal 480 KUHP. Dalam pencurian buku nikah di Kantor Kemenag Bungo, pelaku berhasil  membawa kabur tiga ribu buku nikah. Buku nikah curian tersebut, sebagian  telah dijual. Buku nikah curian kosongan dijual dengan harga antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Meski telah berhasil menangkap empat tersangka, pihak Polres Bungo masih terus melakukan pengembangan kasus tersebut. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar