Kejari Jambi Tetapkan Kepala BPPRD Kota Jambi Tersangka Korupsi Pemotongan Insentif

Kasi Intel Kejari Jambi, Rusydi Sastrawan

KBRN, Jambi :  Kejari Jambi menetapkan, Subhi, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi, sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi pada instansi tersebut. Kasi Intel Kejari Jambi, Rusydi Sastrawan mengatakan, Subhi diduga melakukan pemotongan pembayaran dana insentif pemungutan pajak pada badan pengelolaan pajak dan retribusi daerah kota jambi dari tahun 2017 sampai dengan 2019.

Tersangka diduga melanggar pasal 12 huruf e Undang-Undang R.I Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Juncto Pasal 64 KUHPidana atau Pasal 12 huruf F Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan undang-Undang R.I Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 64 Kuhpidana, dengan ancaman pidana penjara minimal 4 tahun. “ Yang disangkakan adalah pemotongan dana insentif pada pegawai mereka di kantor BPPRD. Tipologi Tindak Pidana Korupsi tidak hanya pasal 2 dan pasal 3 tentang kerugian negara. Ini tipologinya karena pemotongan, maka pemerasan dalam jabatan,” ujar Kasi Intel Kejari Jambi, Rusydi Sastrawan, Senin (21/6/2021). Ditambahkannya, hari ini pihaknya juga telah memeriksa lima saksi dan tindakan penyidikan lainnya untuk melengkapi berkas perkara penyidikan tersebut. " Ada kemungkinan tersangkanya bertambah,"ungkapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00