JCH Diingatkan Banyak Minum Air Hindari Dehidrasi di Tanah Suci

KBRN, Sungai Penuh: Pemerintah Kota Sungai Penuh mengingatkan agar calon jemaah haji banyak minum air menghindari terjadinya dehidrasi karena cuaca panas saat ini melanda Arab Saudi.

"Informasi dari Kementerian Kesehatan cuaca di Arab Saudi saat ini panas yang cukup ekstrim. Untuk itu calon jemaah haji harus banyak minum," kata Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir, Sabtu (25/06/2022). 

Ia mengatakan, dengan kondisi cuaca panas yang ekstrem itu maka antisipasi dari calon jemaah haji harus disiapkan.

"Jangan tunggu haus dulu dan sering minum air agar terhindar dari bahaya dehidrasi atau kekurangan cairan di tubuh," katanya. 

Menurutnya dari informasi Kemenkes melalui Pusat Kesehatan Haji di Madinah kelembaban sampai 4 persen, sedangkan di Indonesia 91 persen. Kemudian suhu di Jakarta 29 derajat, sementara di Madinah 45 derajat. Sangat beda jauh suhu di Jakarta dan Madinah, artinya dengan suhu dan kelembaban seperti itu, kemungkinan dehidrasi sangat tinggi. Ia meminta agar jemaah menjaga kesehatan, apalagi keberangkatan kali ini penuh dengan perjuangan di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia. 

"Banyak syarat dan rintangan yang kita lalui agar bapak ibu semua bisa berangkat ke tanah suci. Setelah ini rangkaian kegiatan cek kesehatan, juga akan dilakukan oleh tim medis. Untuk itu mohon jaga kesehatan, karena ibadah haji butuh kesehatan yang prima," sebutnya. 

Apalagi keberangkatan jemaah haji kali ini juga dibatasi usia maksimal yang mana usia 65 tahun ke atas tidak diizinkan untuk berangkat.

"Perjuangan panjang itu harus disyukuri dengan melakukan ibadah haji bersungguh-sungguh," ujarnya. 

Ia menambahkan 47 orang calon jemaah haji asal Kota Sungai Penuh telah berangkat menuju Embarkasi Batam untuk bersiap menuju Madinah Arab Saudi pada kloter 10.

"Kami masyarakat Kota Sungai Penuh juga mohon agar jemaah mendoakan kami, mendoakan pemimpin agar Kota Sungai Penuh ini dilindungi Allah SWT," harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar