Pertamina Tindak Tegas Pangkalan Nakal di Merangin

LPG Bersubsidi di Pangkalan

KBRN,Jambi : PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, tidak mentolerir dan akan menindak tegas Pangkalan yang menjual harga LPG Subsidi melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Salah satu pangkalan yang ditindak tegas adalah pangkalan Barokah Jaya Gas di Desa Pinang Merah, Kecamatan Pemenang Barat, Kabupaten Merangin, yang dilaporkan masyarakat telah menjual LPG Subisidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).Unit Manager Communication, Relations & CSR Region Sumbagsel, Umar Ibnu Hasan mengatakan, pangkalan di bawah Agen PT Putra Siarang tersebut merupakan pangkalan baru sebagai perluasan akses jalur distribusi LPG yang mudah dijangkau masyarakat One Village One Outlet (OVOO) .

"Kami sangat menyayangkan ulah pangkalan tersebut, sehingga Pertamina melakukan tindakan berupa Surat Peringatan dan Skorsing maksimal 1 bulan, karena selain menjual di atas HET, juga tidak mencantumkan plang pangkalan," ujar Umar Ibnu Hasan, Kamis (29/10/2020).

Dijelaskannya, sebagai jalur distribusi resmi Pertamina, pangkalan selalu dimonitor stok serta penjualannya.

Untuk wilayah Kecamatan Pemenang Barat, saat ini telah tersedia 13 pangkalan yang mendapatkan pasokan dari tiga agen.

Umar menambahkan, ciri-ciri pangkalan LPG resmi Pertamina adalah adanya plang yang mencantumkan nama pangkalan, nomor registrasi pangkalan, menyebutkan Harga Eceran Tertinggi (HET), serta menyebutkan kontak pangkalan, agen, serta Call Center 135 Pertamina.

"Pertamina menghimbau masyarakat agar membeli LPG 3 Kg  di pangkalan resmi, sesuai HET di Kabupaten Merangin yakni sebesar Rp18.000, dan apabila ada praktek penjualan di atas HET oleh pangkalan, agar dilaporkan ke Call Center Pertamina 135," ungkapnya.

Sementara itu, dalam rangka libur panjang, Pertamina menyalurkan LPG 3 Kg di Jambi sebesar 5.714 Metrik Ton.Diharapkan LPG dapat digunakan sesuai peruntukannya yakni untuk masyarakat pra sejahtera dan usaha mikro.

Pertamina juga menyediakan LPG Non Subsidi yakni Bright Gas 5.5 Kg dan 12 Kg.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00