Lebih 400 UMKM Mendaftarkan di Rumah BUMN

KBRN, Sungai Penuh : Pandemi Covid-19 telah memberi dampak negatif bagi pengembangan bisnis para pelaku usaha mikro kecil dan menengah, Sejumlah pihakpun terus bergandengan tangan membantu dan mendukung pertumbuhan UMKM di masa pandemi,termasuk kementerian Badan usaha Milik Negara (BUMN) yang membentuk Rumah BUMN.

Fasilitator Rumah BUMN Sungai Penuh Sesi Winda Lestari mengatakan bahwa Rumah BUMN ini merupakan penguatan dari Rumah Kreatif BUMN yang dikembangkan oleh 14 BUMN dengan tujuan untuk membina para pelaku UMKM sehingga dapat naik kelas.

"Naik kelas dalam hal ini yakni untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para pelaku UMKM sehingga dapat terwujud UMKM berkualitas," ungkap Sesi Selasa (24/05/2022).

Dijelaskan Sesi sejauh ini sudah mencapai 400 lebih UMKM yang mendaftar untuk mendapatkan pembinaan, namun karena keterbatasan saat ini pihaknya hanya melakukan pembinaan terhadap para pelaku UMKM yang aktif yakni sebanyak 48 UMKM.

"Sejauh ini memang antusias masyarakat yang ingin mendapatkan pembinaan sangat luar biasa tahun ini saja sampai 400 lebih yang mendaftar," tambahnya.

Dijelaskan Sesi Nantinya para pelaku UMKM Champiom yang menjadi mitra binaan Rumah BUMN, akan mendapatkan beberapa benefit.

Pertama, mendapatkan akses permodalan usaha baik dari Pemda, CSR BUMN, KUR, program lainnya. Kedua mendapatkan akses kompetensi baik dalam hal manajemen keuangan, branding. Ketiga, mendapatkan bimbingan akses para pasar melalui digitalisasi. Keempat/ mendapatkan bantuan legalitas usaha.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar