Indeks Pembangunan Manusia di Jambi meningkat

KBRN;Jambi. Indeks Pembangunan Manusia  (IPM) di Provinsi Jambi terus mengalami kemajuan. Sejak tahun 2018, status pembangunan manusia Provinsi Jambi meningkat dari level “sedang” menjadi “tinggi”.

Kepala  BPS provinsi Jambi Agus Sudibyo  menyebutkan Selama 2012-2021 IPM Provinsi Jambi rata-rata meningkat sebesar 0,80 persen per tahun, dari 66,94 pada tahun 2012 menjadi 71,63 pada tahun 2021. “ Setelah mengalami perlambatan pada tahun 2020 karena pandemi COVID-19, peningkatan IPM Provinsi Jambi sudah kembali membaik pada tahun 2021 seiring dengan perbaikan kinerja ekonomi yang berpengaruh positif terhadap indikator konsumsi riil per kapita, “ sebut Agus.

Pihaknya menerangkan  peningkatan IPM Provinsi Jambi tahun 2021 terjadi pada semua dimensi, baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak. „” Pada 2021, dimensi hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil per kapita (yang disesuaikan) meningkat 1,89 persen. Hal ini berbeda dengan peningkatan IPM 2020 yang hanya didukung oleh peningkatan pada dimensi umur panjang dan hidup sehat dan dimensi pengetahuan, sedangkan dimensi standar hidup layak mengalami penurunan. „ Pada dimensi pendidikan, penduduk berusia 7 tahun memiliki harapan lama sekolah (dapat menjalani pendidikan formal) selama 13,04 tahun, atau hampir setara dengan lamanya waktu untuk menamatkan pendidikan hingga setingkat Diploma I, “ lanjutnya.

Ditambahkan, Angka ini meningkat 0,06 tahun dibandingkan tahun 2020 yang mencapai 12,98 tahun. Sementara itu, rata-rata lama sekolah penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,05 tahun, dari 8,55 tahun menjadi 8,60 tahun pada tahun 2021. „” Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, bayi yang lahir pada tahun 2021 memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 71,22 tahun, lebih lama 0,06 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.,” pungasnya.

Untuk diketahui, Peningkatan IPM tahun 2021 terjadi di seluruh kabupaten/kota. Terdapat sedikit perubahan pada peringkat dan status capaian pembangunan manusia di tingkat kabupaten/kota. Peringkat Kabupaten Sarolangun bertukar dengan Bungo, meningkat dari urutan ke-5 menjadi urutan ke-4. Sementara itu, peringkat Kabupaten Muaro Jambi bertukar dengan Merangin, meningkat dari urutan ke-8 menjadi urutan ke-7. Urutan IPM terendah masih ditempati oleh Kabupaten Tanjung Jabung Timur (64,91), sedangkan urutan teratas masih ditempati oleh Kota Jambi (79,12). Pada tahun ini, Kabupaten Sarolangun, Bungo, dan Batang Hari mengikuti Kota Jambi, Sungai Penuh, dan Kabupaten Kerinci menjadi kabupaten dengan status capaian pembangunan manusia yang “tinggi” (70 ≤ IPM < 80). 

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar