Gudang Miras di Sungai Penuh Kembali di Grebek

KBRN, Sungai Penuh : Polsek Sungai Penuh menggerebek gudang penyimpanan minuman keras (miras) di Desa Sungai Ning, Kecamatan Bungkal, Kota Sungai Penuh, Jambi. Penggerebekan dipimpin langsung Kapolsek AKP Ragil Titisari. Bersama Tim Burung Gagak, Ragil mendatangi sebuah warung yang menurut informasi masyarakat menjadi tempat penyimpanan miras ilegal jenis tuak.

"Warung yang kita gerebek ini menjual dan menyimpan tuak yang diedarkan di wilayah Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Tuak ini diperoleh pemilik dari Bangko Kabupaten Merangin Jambi," kata Ragil,

 

Menurut Ragil, pemilik warung sebelumnya juga pernah digerebek petugas pada September 2021. Namun hal itu tak membuat pemilik jera dan sebulan terakhir kembali menjalankan usaha menjual dan menyimpan tuak.

"Giat operasi pekat ini berdasarkan informasi dari masyarakat dan berhasil diamankan 210 liter tuak di warung Ridho Sungai Ning dengan pemilik bernama Rosmanidar berusia 32 tahun," ujarnya

Dia mengatakan, pemilik warung setiap pekan mendapatkan tuak dari pemasok di Bangko, Kabupaten Merangin yang diantarkan ke warung milik Rosmanidar. Rosmanidar membeli tuak dalam jeriken ukuran 30 liter seharga Rp300.000. Kemudian dia menjual tuak itu dengan harga Rp20.000 per liter. Setiap pekan dia setidaknya mendapat kiriman 7 jeriken.

 

"Artinya Rosmanidar untung Rp10.000 per liter dari berjualan tuak," katanya. Ragil melanjutkan, barang bukti tuak sebanyak 60 liter dimusnahkan dan 150 liter sisanya diamankan ke Mapolsek Sungai Penuh. "Warung yang dijadikan tempat penyimpanan tuak sudah kita segel dan pemiliknya saat ini dilakukan pembinaan," tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar