Bupati Adirozal: OPD Harus Berikan Pelayanan Berintegritas Baik

KBRN, Sungai Penuh: Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 10 tahun 2011 tentang pedoman pembangunan zona integritas dilingkungan instansi pemerintahan, untuk itu Bupati Kerinci meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat, agar betul-betul memiliki integritas yang baik, tidak memperpanjang proses birokrasi serta memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengurus apapun bentuk keperluannya sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Saya tidak mau dengar ada birokrasi yang berbelit-belit sehingga masyarakat harus menunggu lama dan Penandatanganan fakta integritas ini sebagai wujud komitmen bersama, untuk memberikan pelayanan yang prima tanpa melakukan korupsi ditengah masyarakat,” tegas  Bupati Kerinci Adirozal saat menghadiri kegiatan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBM), Senin (01/03/2021).

Bupati Kerinci juga meminta kepada instansi terkait khususnya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kerinci, untuk memberikan informasi secara jelas kepada masyarakat.

“Khusus untuk Penerbitan perizinan dan data kependudukan, harus memberikan informasi jelas tentang syarat dan ketentuan dalam mengurus perizinan maupun penerbitan data kependudukan, jelaskan alurnya kemana dan informasikan kapan akan selesai, sehingga masyarakat bisa memahami. Dan tempel di depan kantor masing-masing,” tambahnya.

Untuk diketahui, fakta inegritas WBK dan WBBM ini ditandatangani oleh 6 instansi yakni Inspektorat, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (KPSDMD), Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta RSUD MHA Thalib Kerinci yang disaksikan oleh Bupati Kerinci dan unsur Forkopimda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00