Vaksinasi Covid 19 Tahap Pertama di Jambi

Gubernur Jambi dalam pelaksanaan vaksin covid
(Penyuntikan vaksin covid 19 kepada Sekda Provinsi Jambi , sbr : Tia)

KBRN;Jambi. Provinsi Jambi mendukung dan siap menyukseskan vaksinasi Covid-19, sebagai upaya untuk memerangi Covid-19. Hal ini disampaikan Gubernur Jambi Fachrori Umar usai pencanangan vaksin covid 19 di rumah dinas Gubernur Jambi, Kamis (16/1/2021).

 

Fachrori menyebutkan, Provinsi Jambi telah mulai melaksanakan vaksinasi Covid-19. “ Alhamdulillah, penyuntikan vaksin Covid-19 tahap pertama di Provinsi Jambi berlangsung lancar, semoga seluruh tahap vaksinasi berikutnya juga lancar, sebelum melakukan vaksinasi ini, secara sinergis dengan Pemerintah Pusat, Forkopimda Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi, serta semua pihak terkait, kita telah mempersiapkan segala sesuatunya, “ kata Fachrori.

Meski tidak mendapatkan vaksin covid 19 tahap pertama karena tidak memenuhi criteria usia yakni 68 tahun. Pihaknya berharap ,dengan pelaksanaan vaksin secara bertahap picu pemulihan ekonomi secara berkelanjutan, untuk membangun Provinsi Jambi, meningkatkan kemajuan dan mengupayakan kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi.

“ Saya mengucapkan terima kasih kepada vaksinator dan para medis serta semua pihak yang berkontribusi demi terlaksananya penyuntikan vaksin Covid-19 hari ini. Saya yakin, kedepan para medis dan semua pemangku kepentingan juga akan melaksanakan vaksinasi dengan sebaik-baiknya, “ lanjutnya.

Dalam kaitan ini, meski sudah mulai melaksanakan vaksinasi, namun disiplin menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan Covid-19 tetap dilakukan.

” Jangan sampai lengah menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak, itu harus benar-benar sama-sama kita jadikan sebagai kebiasaan baru, “ pungkasnya.

Pantauan dilapangan, sebelum divaksin para calon penerima vaksin sinovac sebelumnya diperiksa kondisi kesehatan nya berupa pemeriksaan tensi, identifikasi penyakit penyerta dan lainnya untuk kemudian divaksin oleh petugas dan pasca penyuntikan dilakukan observasi selama 30 menit.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00