Tingkatkan Produksi Padi, Petani Kerinci Diminta Gunakan Bibit Unggul

KBRN, Sungai Penuh: Pemerintah Kabupaten Kerinci meminta kepada para petani menggunakan bibit unggul untuk meningkatkan produksi panen padi, mengingat saat ini hasil panen padi di Kabupaten Kerinci tidak merata antara dua sampai lima ton per hektar.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci Radium Khalis mengatakan, untuk meningkatkan produksi padi tidak terlepas dari penggunaan bibit atau benih unggul yang berlabel, sehingga dalam hal ini pihaknya memacu para penangkar yang berada pada titik sentra padi, untuk menghasilkan bibit-bibit padi berlabel yang berada dibawah binaan BBI padi Hiang.

“BBI padi Hiang ini akan menghasilkan benih padi dari label putih ke label ungu dan kemudian dari label ungu tersebut Pemerintah Daerah memberikan bantuan kepada para penangkar untuk dikembangkan menjadi label biru,” jelas Radium Khalis, Selasa (24/11/2020).

Ia menyebutkan, berdasarkan data yang ada luas lahan produksi padi di Kabupaten Kerinci saat ini berkurang dari 17.000 hektar lebih  menjadi 13.000 hektar lebih, sehingga hal ini turut berpengaruh terhadap hasil produksi padi di Kabupaten Kerinci yang hanya berkisar 200 ton.

“Melalui pemberian bantuan bibit unggul nantinya, diharapkan bisa memacu peningkatan produksi padi di Kabupaten Kerinci,” tambahnya.

Dikatahui sentra padi Kabupaten Kerinci berada dibeberapa kecamatan yakni Kecamatan Keliling Danau, Sitinjau Laut, Danau Kerinci, Air Hangat Timur, Air Hangat, Siulak Mukai dan Kecamatan Gunung Kerinci.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00