Tekan Angka Kebocoran, PDAM Tirta Sakti Kerinci Rutin Lakukan Penertiban

KBRN, Sungai Penuh: Masih tingginya tingkat kebocoran yang terjadi dilapangan, membuat pihak PDAM Tirta Sakti kerinci melakukan razia dengan menyisiri setiap titik yang diperkirakan banyak terjadi kebocoran. Sementara pasca dilakukan penyisiran banyak ditemukan adanya kebocoran yang berasal sambungan illegal, sehingga perlu dilakukan penertiban.

Terkait hal ini Direktur PDAM Tirta Sakti Kerinci Andi Tri Putra mengatakan, dari hasil penertiban yang dilakukan, ditemukan adanya pipa Pamsimas yang terkoneksi secara illegal dengan pipa PDAM, hingga menimbulkan kerugian besar bagi pihak PDAM karena berdampak terhadap tingkat kebocoran yang saat ini mencapai 50 persen dari produksi air bersih perhari.

“Kami akan terus melakukan penertiban, bahkan akan melibatkan aparat kepolisian untuk ikut membatu, karena hal ini sudah termasuk pada tindak pencurian,” ungkap Andi, Selasa (27/10/20).

Andi Tri Putra menyebutkan, terkait masih tingginya tingkat kebocoran ini pihaknya juga telah menyampaikan kepada Pemerintah Daerah  melalui Bupati Kerinci, agar kedepan pembangunan Pamsimas diprioritaskan pada daerah yang belum terjangkau oleh PDAM.

“Masih ada desa yang belum terjangkau oleh PDAM, seperti di desa Renah Pemetik, Bedeng 12 serta beberapa desa lainnya, jadi kalau pamsimas di bangun disana dapat mempermudah masyarakat desa tersebut, untuk mendapatkan air bersih tanpa terkoneksi secara illegal dengan pipa PDAM,” tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00