Gudang Diduga Tempat Penimbunan BBM Ilegal di Kota Jambi Terbakar

Gudang yang terbakar di Kotabaru, Kota Jambi

KBRN, Jambi : Sebuah bangunan yang diduga merupakan tempat penampungan BBM  illegal dan pabrik  rotan di kawasan Lingkar Barat Kota Jambi, siang tadi terbakar hebat. Api membara dan asap hitam pekat membumbung ke tinggi dari lokasi kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun setidaknya ada dua unit mobil yang turut terbakar .

Dijelaskan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Feriadi penyebab pasti kebakaran masih belum dapat diketahui karena masih dalam proses penyelidikan, namun diduga kebakaran berasal dari minyak di tempat penampungan.  Upaya pemadaman kebakaran sempat mengalami kendala karena yang terbakar adalah minyak, sehingga air yang disemprotkan petugas pemadam tidak dapat sepenuhnya memadamkan api.  Setelah digunakan cairan khusus, barulah api dapat dipadamkan. “ Kita menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 11.40 wib, kalau ada kebakaran di Kenali Asam Bawah. Yang terbakar penampungan BBM dan pabrik rotan.   Penyebab kebakaran belum diketahui masih dalam penyelidikan, diperkirakan dari minyak. Kendala pemadaman karena memang ini minyak maka harus ada cairan khusus,” ujar Feriadi, Senin (27/10/2020).  

Sementara itu, Camat Kotabaru, Fengky Ananda mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan legalitas tempat penampungan BBM yang terbakar tersebut.  Dirinya menyebut, akan melakukan kross cek untuk mengetahui legalitas tempat penampungan BBM dan gudang rotan yang terbakar tersebut. “ Gudang rotannya tahu, tapi kalau ini (penampungan minyak) kita belum tahu karena ini agak tertutup. Jadi kita gak bisa monitor aktifitas didalamnya,” ujar Camat Fengky Ananda.

Sebanyak delapan  mobil damkar  dan dua unit mobil pemadam dari Manggala Agni dikerahkan untuk memadamkan api.  Selain itu, tiga pompa apung juga dikerahkan untuk mengambil air dari anak sungai terdekat untuk pemadaman.  Peristiwa kebakaran tersebut menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang berbondong-bondong mendekat ke lokasi kebakaran yang berada di tepi jalan raya itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00